TRANSAKSI INTERNASIONAL DAN UTANG LUAR NEGERI (STUDI KASUS NEGARA ASEAN-4: INDONESIA, MALAYSIA, SINGAPURA, DAN THAILAND) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

TRANSAKSI INTERNASIONAL DAN UTANG LUAR NEGERI (STUDI KASUS NEGARA ASEAN-4: INDONESIA, MALAYSIA, SINGAPURA, DAN THAILAND)


Pengarang

SRI SUKMA WAHYUNI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1701201010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

TRANSAKSI INTERNASIONAL DAN UTANG LUAR NEGERI (STUDI KASUS NEGARA ASEAN-4: INDONESIA, MALAYSIA, SINGAPURA, DAN THAILAND)

ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cadangan devisa dan nilai tukar terhadap utang luar negeri di negara ASEAN-4 (Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand) dalam jangka panjang dan jangka pendek. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk kuartal dari 2010-2017 dengan menggunakan metode Auto Regressive Distributed Lag (ARDL). Pemilihan model ini didasarkan pada kemampuan ARDL yang dapat menganalisis pengaruh jangka panjang dan jangka pendek dengan tingkat stationeritas yang berbeda. Hasil estimasi menunjukan kondisi yang berbeda-beda pada keempat negara di mana pada jangka panjang, untuk negara Indonesia nilai tukar berpengaruh terhadap utang luar negeri positif dan signifikan pada taraf 1 persen sedangkan cadangan devisa tidak berpengaruh terhadap utang luar negeri. Untuk negara Malaysia, baik cadangan devisa maupun nilai tukar berpengaruh terhadap utang luar negeri positif dan signifikan pada taraf 1 persen. Untuk negara Singapura, baik cadangan devisa maupun nilai tukar tidak berpengaruh terhadap utang luar negeri sedangkan untuk negara Thailand hanya cadangan devisa berpengaruh terhadap utang luar negeri positif dan signifikan pada taraf 1 persen. Hasil estimasi pada jangka pendek juga menunjukkan kondisi yang berbeda-beda pada keempat negara.

Kata kunci : Transaksi Internasional, Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa, Nilai tukar, ARDL

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK