PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN BUDIDAYA TAMBAK MELALUI KAJIAN PRODUKTIVITAS PRIMER PADA KAWASAN MANGROVE PERAIRAN BARAT DAN TIMUR BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENENTUAN KESESUAIAN LAHAN BUDIDAYA TAMBAK MELALUI KAJIAN PRODUKTIVITAS PRIMER PADA KAWASAN MANGROVE PERAIRAN BARAT DAN TIMUR BANDA ACEH


Pengarang

Shinta Yunizar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1411102010007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Produktivitas Primer adalah laju penyimpanan energi radiasi matahari oleh organisme produsen dalam bentuk bahan organik melalui proses fotosintesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan tambak budidaya berdasarkan nilai produktivitas primer, dan parameter lingkungan yang mencakup faktor fisika-kimia perairan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli - Agustus 2018 dengan 6 stasiun pengamatan di perairan Barat dan Timur Banda Aceh. Pemilihan lokasi dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengukuran produktivitas primer dilakukan dengan menggunakan metode botol gelap-terang. Untuk kesesuaian lahan tambak menggunakan metode skoring, parameter kualitas air masing-masing diberi bobot dan skor yang kemudian dibedakan menjadi 4 kelas kesesuaian lahan yaitu kelas S1 (Sangat Sesuai), S2 (Cukup Sesuai), S3 (Sesuai Bersyarat), dan TS (Tidak Sesuai). Hubungan produktivitas primer dengan kelimpahan fitoplankton dianalisa dengan menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata produktivitas primer bersih tertinggi pada stasiun ke 6 sebesar 178,82 mgC/m3/jam. Nilai kelimpahan fitoplankton tertinggi terdapat pada stasiun 4 sebesar 3,0212 ind/L. Berdasarkan hasil analisis PCA diperoleh bahwa setiap parameter yang menyebar diantara kedua sumbu memperlihatkan keragaman data. Data hasil penelitan yang sudah dikategorikan menunjukkan bahwa stasiun 4 (Tibang) merupakan kawasan yang sesuai sebagai lahan tambak budidaya.

Kata kunci : Kesesuaian Lahan, Produktivitas Primer, Kelimpahan Fitoplankton.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK