<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59592">
 <titleInfo>
  <title>INTENSITAS DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA IKAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) HASIL BUDIDAYA TAMBAK DAN KERAMBA JARING APUNG (KJA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAISYURA ULFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis parasit, menganalisis intensitas dan prevalensi serangan parasit yang menginfeksi ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang dibudidayakan di tambak Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee Aceh Besar dan Keramba Jaring Apung (KJA) Ulee Lheu Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2019 dengan menggunakan metode survey dan metode pengambilan sampel secara acak dimana total sampel masing-masing lokasi berjumlah 20 ekor. Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian ditemukan lima jenis ektoparasit dari dua lokasi yaitu Haliotrema sp., Trichodina sp., Benedenia sp., Dactylogyrus sp., dan Unitubulotestis sardae. Yang paling banyak ditemukan pada lokasi tambak yaitu Trichodina sp. sedangkan pada KJA yaitu Haliotrema sp. Prevalensi dan intensitas tertinggi terdapat pada lokasi tambak BPBAP Ujung Batee dari jenis Trichodina sp. dengan nilai prevalensi 65% tergolong dalam kategori infeksi sangat sering, dan 13,5 ind/ekor untuk nilai intensitas tertinggi yang tergolong dalam infeksi sedang. Dan yang terendah juga terdapat  pada lokasi yang sama dari jenis Benedenia sp. untuk nilai prevalensi yaitu 5% dan intesnitas 0,8 ind/ekor dari jenis Unitubulotestis sardae. Dari pemeriksaan organ tubuh ternyata organ insang merupakan organ tubuh yang paling banyak terinfeksi ektoparasit dibandingkan dengan ketiga organ lainnya.&#13;
&#13;
Kata kunci : Ektoparasit, intensitas, prevalensi, organ, Kakap putih&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>WATER</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SHRIMPS - CULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59592</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-26 13:44:22</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-09 10:20:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>