ANALISIS DAERAH RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS DAERAH RAWAN LONGSOR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

SUKRIZAL - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200140012

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Ilmu Kebencanaan (S2) / PDDIKTI : 61104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Kebencanaan Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

363.34

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Bahaya longsor di Kabupaten Gayo Lues tersebar di seluruh kecamatan dengan berbagai karakteristik yang mempengaruhinya, dan berbagai parameter yang membuat kerawanan longsor tersebut semakin tinggi, serta berdampak pada social ekonomi dan tata pola ruang serta struktur ruang wilayah kabupaten tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan karakteristik wilayah yang pernah longsor, tingkat kerawanan longsor dan kajian rancangan tata ruang wilayah (RTRW) kedudukannya dalam kerawanan longsor. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder berupa peta dan analisa lapangan yang dilengkapi dengan wawancara. metode dalam penelitian menggunakan analisis tingkat kerawanan longsor, mengidentifikasi dan memetakan wilayah berdasarkan karakteristik longsor, tingkat kerawanan, dan kajian pola ruang/struktur ruang dan kedudukannya dalam kerawanan longsor. Hasil penelitian menunjukkan jenis longsor yang dominan terjadi adalah aliran bahan rombakan, rotasi dan translasi dengan analisa penyebab berupa faktor pemicu dan pengontrol serta terjadinya pengulangan longsor dibeberapa daerah diantaranya Pining, Tripe Jaya, dan Pantan Cuaca. tingkat kerawanan tanah longsor teridentifikasi kategori agak rawan 0,48% (2366.25 Ha) skor 3.45, kategori sedikit rawan 45,21% (250892.46 Ha) skor 2.55 dan kategori tidak rawan 54.31% (301432.36 Ha) skor 1.65. Untuk analisa kajian pola ruang bahwa 0,48% (2647.05 Ha) kategori agak rawan, yang didominasi pemukiman dan transmigrasi. 44.48% (247001.38 Ha) kategori sedikit rawan. 54.68% (301257,17 Ha) yang didominasi hutan lindung secara spasial berdasarkan tingkat kerawanan tanah longsor. Analisa kajian struktur ruang juga menunjukkan hal yang sama, dimana terdapat titik pemukiman dan transmigrasi yang berada pada lokasi atau kategori agak rawan longsor.

Kata Kunci: Analisis Longsor, Kerawanan, Pola Ruang/Struktur Ruang

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK