Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENGARUH PENCUCIAN NATRIUM KLORIDA DENGAN TAMBAHAN GENTAMISIN TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI LUKA OPERASI PADA PASIEN FRAKTUR TERBUKA TULANG PANJANG DERAJAT II DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Pengarang
dr. M. Andri Mulia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1207601010016
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Bedah Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
617.15
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Abstrak
Latar belakang : fraktur tulang panjang terbuka adalah kegawatdaruratan dibidang ortopedi dan mempunyai penyulit infeksi dan kekambuhan osteomyelitis berulang. Pada beberapa laporan pemberian antibiotik lokal tidak memberikan manfaat signifikan dalam menurunkan kejadian infeksi.
Tujuan : mengetahui apakah ada pengaruh pencucian natrium klorida dengan tambahan gentamisin terhadap pencegahan infeksi luka operasi pada pasien fraktur terbuka derajat 2 tulang panjang.
Bahan dan Metode: uji klinis pada pasien fraktur tulang panjang terbuka derajat 2. Terdapat 2 kelompok pasien fraktur dengan tambahan gentamisin dan tanpa gentamisin. Sesaat sebelum penutupan luka operasi, kelompok intervensi pencucian Nacl 0,9% 500 ml dan tambahan gentamisin 80mg, sementara kelompok kontrol mendapatkan pencucian Nacl 0,9% 500 ml tanpa tambahan gentamisin. Pasca operasi pasien dilakukan evaluasi swab kultur mikroorganisme 3 hari pasca operasi. Temuan kultur positif dianggap sebagai adanya infeksi. Analisis data menggunakan uji Chi Square
Hasil : penelitian dilaksanakan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dalam kurun waktu 1 November 2018 hingga 31 Maret 2019, terdapat 36 subjek pasien fraktur terbuka derajat 2, sebanyak 18 subjek dengan tambahan gentamisin dan 18 tanpa gentamisin. Tingkat kultur negatif lebih banyak pada pencucian gentamisin 41,7% dan kultur positif 8,3%, sementara itu pada subjek tanpa tambahan gentamisin jumlah kultur positif didapatkan lebih banyak 33,3% dan kultur negative16,7%. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikan (P=0,002) penggunaan tambahan gentamisin berpengaruh dalam mencegah infeksi pada pasien fraktur tulang terbuka derajat 2.
Kesimpulan : Irigasi normal saline dengan tambahan gentamisin pada pencucian luka operasi pasien fraktur terbuka terbukti mencegah terjadinya infeksi
Kata kunci; fraktur tulang terbuka, gentamisin, antibiotik lokal
Tidak Tersedia Deskripsi
INSIDENSI INFEKSI PADA PASIEN FRAKTUR RNTERBUKA PASCA OPERASI PADA BULAN JANUARI DI POLI ORTHOPEDI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDINRNBANDA ACEH TAHUN 2011 (Evi Nabila, 2023)
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT PELAKSANA DENGAN PENCEGAHAN INFEKSI LUKA POST OPERASI DI RUANG RAWAT INAP JEUMPA I, II DAN III RUMAH SAKITRNUMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2012 (Zuraida, 2022)
POLA DAN SENSITIVITAS BAKTERI PENYEBAB INFEKSI LUKA OPERASI (ILO) DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Muhammad Sidiq, 2015)
HUBUNGAN PEMASANGAN FIKSASI PADA FRAKTUR TULANG PANJANG DENGAN TINGKAT STRES PADA PASIEN PASCA BEDAH ORTOPEDI DI RSUDZA BANDA ACEH (dara octaviani, 2016)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PASIEN FRAKTUR EKSTREMITAS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2013 (Zainal Aryan, 2023)