<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59490">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENCUCIAN NATRIUM KLORIDA DENGAN TAMBAHAN GENTAMISIN TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI LUKA OPERASI PADA PASIEN FRAKTUR TERBUKA TULANG PANJANG DERAJAT II DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. M. Andri Mulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Bedah Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak&#13;
&#13;
Latar belakang : fraktur tulang panjang terbuka adalah kegawatdaruratan dibidang ortopedi dan mempunyai penyulit infeksi dan kekambuhan osteomyelitis berulang. Pada beberapa laporan pemberian antibiotik lokal tidak memberikan manfaat signifikan dalam menurunkan kejadian infeksi.&#13;
Tujuan : mengetahui apakah ada pengaruh pencucian natrium klorida dengan tambahan gentamisin terhadap pencegahan infeksi luka operasi pada pasien fraktur terbuka derajat 2 tulang panjang.&#13;
Bahan dan Metode: uji klinis pada pasien fraktur tulang panjang terbuka derajat 2. Terdapat 2 kelompok pasien fraktur dengan tambahan gentamisin dan tanpa gentamisin. Sesaat sebelum penutupan luka operasi, kelompok intervensi pencucian Nacl 0,9% 500 ml dan tambahan gentamisin 80mg, sementara kelompok kontrol mendapatkan pencucian Nacl 0,9% 500 ml tanpa tambahan gentamisin. Pasca operasi pasien dilakukan evaluasi swab kultur mikroorganisme 3 hari pasca operasi. Temuan kultur positif dianggap sebagai adanya infeksi. Analisis data menggunakan uji Chi Square&#13;
Hasil : penelitian dilaksanakan di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dalam kurun waktu 1 November 2018 hingga  31 Maret 2019, terdapat 36 subjek pasien fraktur terbuka derajat 2,  sebanyak 18 subjek dengan tambahan gentamisin dan 18 tanpa gentamisin. Tingkat kultur negatif lebih banyak pada pencucian gentamisin 41,7% dan kultur positif 8,3%, sementara itu pada subjek tanpa tambahan gentamisin  jumlah kultur positif didapatkan lebih banyak 33,3% dan kultur negative16,7%. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikan (P=0,002) penggunaan tambahan gentamisin berpengaruh dalam mencegah infeksi pada pasien fraktur tulang terbuka derajat 2. &#13;
Kesimpulan : Irigasi normal saline dengan tambahan gentamisin pada pencucian luka operasi pasien fraktur terbuka terbukti mencegah terjadinya infeksi&#13;
&#13;
Kata kunci; fraktur tulang terbuka, gentamisin, antibiotik lokal&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>FRACTURES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>617.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59490</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-25 10:41:10</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-18 09:41:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>