<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59426">
 <titleInfo>
  <title>PSYCHOLOGICAL ADJUSTMENT PADA INDIVIDU DENGAN PENYAKIT JANTUNG KORONER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YULIA SAFITRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Psychological adjutment merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan agar individu dengan penyakit kronis dapat memiliki kehidupan yang positif terlepas dari dampak yang ditimbulkan penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika psychological adjusment pada individu dengan penyakit jantung koroner. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi. Responden dalam penelitian ini adalah empat orang (tiga laki-laki dan satu perempuan) yang memiliki penyakit jantung koroner. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semiterstruktur, kemudian data dianalisis menggunakan teknik analisis interpretif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden belum berhasil dalam melakukan penyesuaian terhadap penyakit kronisnya. Tiga dari empat responden mampu mengatasi dampak emosional, kognitif, dan fisiologis dari penyakit kronis, tetapi masih gagal dalam aspek perilaku khususnya dalam hal perubahan gaya hidup dan melakukan pemeriksaan rutin. Sebaliknya, satu responden menunjukkan penyesuaian negatif pada aspek fisiologis dan emosional, tetapi justru memiliki penyesuaian yang jauh lebih positif secara perilaku karena tingkat kepatuhan yang tinggi dalam manajemen penyakit. Faktor-faktor yang ditemukan berpengaruh terhadap proses psychological adjustment pada individu adalah belief, koping, dan dukungan keluarga. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Psychological Adjustment, Penyakit Kronis, Penyakit Jantung Koroner.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>CORONARY HEART DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59426</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-24 15:35:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-07 12:07:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>