PENGGUNAAN POLITIK ETNIS PADA PILKADA BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KABUPATEN ACEH SINGKIL TAHUN 2017 (STUDI TENTANG PENYEBAB KEKALAHAN KANDIDAT DARI SUKU PAKPAK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGGUNAAN POLITIK ETNIS PADA PILKADA BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KABUPATEN ACEH SINGKIL TAHUN 2017 (STUDI TENTANG PENYEBAB KEKALAHAN KANDIDAT DARI SUKU PAKPAK)


Pengarang

Sadryansyah Berutu - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1310103010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kabupaten Aceh Singkil memiliki beragam suku yang didominasi oleh Suku Pakpak sebagai kaum mayoritas. Semenjak dimekarkan dari Aceh Selatan kepala pemerintahan berasal dari suku Pakpak, awal pemekaran pada tahun 1999 dipimpin oleh H. Makmur Syahputra Bancin dan berlanjut pada periode berikutnya dengan masa jabatan 2006 hingga 2012 dan diteruskan oleh Syafriadi Manik dengan masa bakti 2012-2017 dari hasil pilkada 2012. Etnis menjadi bagian terpenting dalam kontestasi politik di Kabupaten Aceh Singkil, namun estafet kepemimpinan suku Pakpak sebagai mayoritas untuk pertama kali dikalahkan oleh kandidat dari suku Jawa pada pilkada tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran politik etnis pada pilkada tahun 2017 di Kabupaten Aceh Singkil dan penyebab kekalahan kandidat dari suku Pakpak pada pilkada tahun 2017 di Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu dengan menggunakan metode wawancara dan studi pustaka. Dimana peneliti melakukan wawancara dengan Bupati terpilih dari Suku Jawa dan pihak-pihak terkait serta mencari literatur-literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa pada pilkada tahun 2017 peran politik etnis sudah berkurang dan terjadi penurunan elektabilitas dari kandidat suku Pakpak yang disebabkan oleh beberapa faktor pada masa kepemimpinan suku Pakpak sebelumnya yaitu faktor personal (sikap arogansi dan otoriter), faktor internal (perpecahan dikalangan masyarakat suku Pakpak) dan faktor eksternal (pemanfaatan situasi politik dan pengelolaan klan politik).


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK