<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59378">
 <titleInfo>
  <title>UJI AKTIVITAS ANTIBIOFILM MINYAK ATSIRI BIJI KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L) TERHADAP CANDIDA ALBICANS ATCC 10231</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKIYAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Candida albicans merupakan jamur penyebab infeksi opportunistik pada manusia. Infeksi Candida albicans menyebabkan meningkatnya infeksi nosokomial. Saat ini diketahui telah terjadi resistensi Candida albicans terhadap sebagian besar senyawa antimikroba dan pembentukan biofilm merupakan salah satu faktor virulensi yang diekspresikan dalam resistensi tersebut. Kopi arabika (Coffea Arabica L) merupakan salah satu komoditas utama yang dihasilkan di Aceh. Ekstrak Biji kopi arabika dan minyak atsiri sekam biji kopi arabika telah diketahui memiliki senyawa aktif yang bersifat antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas minyak atsiri biji kopi arabika terhadap biofilm Candida albicans ATCC 10231. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen laboratorium dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan posttest only with control group design. Penelitian ini terdiri dari 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif dan konsentrasi minyak atsiri biji kopi arabika 0,25%, 0,5% dan 1%. Pengukuran aktivitas antibiofilm yaitu penghambatan dan degradasi dilakukan dengan melakukan pengukuran nilai absorbansi pada microplate spectrophotometer. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ANOVA dan post hoc Duncan dengan Confident Interval 95%. Analisis data menunjukkan bahwa minyak atsiri biji kopi arabika memiliki aktivitas antibiofilm yaitu penghambatan pertumbuhan dan degradasi biofilm Candida albicans. Hasil pengujian post hoc Duncan menunjukkan bahwa aktivitas penghambatan pertumbuhan biofilm Candida albicans dimulai pada konsentrasi 0,25% dan aktivitas degradasi biofilm Candida albicans terjadi optimal pada konsentrasi 1%.&#13;
&#13;
Kata kunci: Minyak atsiri, Biji kopi arabika, biofilm, Candida albicans, Coffea Arabica L</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CANDIDIASIS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59378</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-24 12:25:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-07 09:56:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>