<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59330">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI VEKTOR POTENSIAL FILARIA PADA AYAM KAMPUNG (GALLUS DOMESTICUS) DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR AFRIYANTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>IDENTIFIKASI VEKTOR POTENSIAL FILARIA PADA AYAM &#13;
KAMPUNG (GALLUS DOMESTICUS) DI BANDA ACEH &#13;
DAN ACEH BESAR&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui apa saja vektor potensial filaria unggas &#13;
di lokasi yang pernah terinfeksi filariasis pada ayam. Sampel yang digunakan pada &#13;
penelitian ini yaitu serangga  penghisap darah  yang ditangkap menggunakan  light &#13;
trap  di empat lokasi yaitu Limpok, Lamreung, Tungkop Kabupaten Aceh Besar &#13;
dan Lampriet Kota Banda Aceh. Serangga yang didapatkan dilakukan pembedahan &#13;
untuk mengetahui adanya mikrofilaria pada serangga. Data yang diperoleh dalam &#13;
penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian  didapatkan  nyamuk &#13;
sebanyak 141 ekor dan agas sebanyak 313 ekor. Berdasarkan hasil identifikasi &#13;
nyamuk  yang ditemukan  didominasi  oleh nyamuk  Culex spp.  (72,3%), sedangkan &#13;
agas yang didapat adalah genus  Culicoides spp. Dari hasil pembedahan  pada&#13;
nyamuk dan agas tidak ditemukan mikrofilaria. Berdasarkan hasil penelitian dapat &#13;
disimpulkan bahwa dari empat lokasi hanya dua jenis vektor yang ditemukan yaitu &#13;
Culex spp. dan Culicoides spp.&#13;
Kata kunci: Vektor Potensial, Mikrofilaria, Ayam Kampung.</note>
 <subject authority="">
  <topic>ANIMAL DESIASES- VETERINARY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59330</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-24 10:26:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-07 09:47:51</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>