INTEGRASI RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) PADA INSTALASI COLD AMMONIA PUMP 61-124 J (STUDI KASUS : PT. PUPUK ISKANDAR MUDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

INTEGRASI RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) PADA INSTALASI COLD AMMONIA PUMP 61-124 J (STUDI KASUS : PT. PUPUK ISKANDAR MUDA ACEH)


Pengarang

ABDUL HANIF - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404106010045

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perawatan merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menjaga keandalan terhadap peralatan atau mesin yang dimiliki oleh perusahaan agar selalu dalam kondisi terbaik. PT. Pupuk Iskandar Muda Aceh (PIM) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri pupuk urea dan industri kimia lainnya. Program perawatan yang efektif dan efisien akan mendukung peningkatan produktifitas produksi, namun seringkali program perawatan PT. PIM tersebut diabaikan. Untuk mendapatkan program perawatan yang efektif dan efisien serta sesuai dengan kebutuhan mesin maka dilakukan perbaikan terhadap program pemeliharaan aset yang dimiliki oleh perusahaan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) yang diintegrasikan dengan metode Total Productive Maintenance (TPM) bertujuan untuk memberikan rekomendasi tindak pemeliharaan mesin melalui Maintenance Task serta memaksimalkannya dengan pilar-pilar TPM yang terpilih. Moda-moda kegagalan dan penyebabnya dianalisis menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) yang selanjutnya dilakukan perhitungan Risk Priority Number (RPN), nilai RPN didapatkan dengan memberikan skor terhadap moda-moda kegagalan yang terjadi, dimana nilai tersebut akan diolah untuk menentukan Maintenance Task yang sesuai dengan jenis kegagalan yang terjadi. Logic Tree Analysis (LTA) digunakan untuk memberikan prioritas pada setiap mode kerusakan. Maintenance Task merupakan output yang dihasilkan dari proses RCM yang akan memberikan rekomendasi tindak perawatan yang efektif dan efisien terhadap aset perusahaan. Pilar-pilar TPM yang terpilih diintegrasikan untuk memaksimalkan Maintenance task sehingga menghasilkan program perawatan yang efektif dan efisien.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK