PENGARUH FAKTOR ERGONOMI MAKRO TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (STUDI KASUS CV AGRO MAKMUR MANDIRI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH FAKTOR ERGONOMI MAKRO TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (STUDI KASUS CV AGRO MAKMUR MANDIRI)


Pengarang

Rafika Febrina Agustin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304106010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ergonomi Makro merupakan pendekatan sosio-teknik untuk mengharmonisasikan sistem kerja yang berkomitmen pada keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Perilaku K3 pekerja cenderung memengaruhi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja di kalangan pekerja. CV Agro Makmur Mandiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi pupuk Kieserit magnesium. Kondisi saat ini dari pekerja, organisasi, variasi tugas dan lingkungan menyebabkan rasa jenuh saat bekerja, kurangnya motivasi dan ketidakhadiran pekerja, sehingga berdampak pada penurunan performa kerja serta produktivitas perusahaan. Untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor ergonomi makro terhadap perilaku K3 pekerja, digunakan metode Macroergonomics Organizational Questionnaire Survey dan analisis jalur (path analysis). Pengaruh secara simultan dari faktor pekerja, faktor organisasi, faktor variasi tugas dan faktor lingkungan terhadap perilaku K3 pekerja adalah sebesar 76,9%. Hal ini membuktikan bahwa keempat variabel faktor ergonomi makro tersebut memberi pengaruh kuat terhadap perilaku K3 Pekerja. Pengaruh parsial secara langsung dari variabel faktor ergonomi makro terhadap perilaku K3 sebesar : faktor pekerja sebesar 2,3%, faktor kondisi organisasi sebesar 52%, faktor variasi tugas 2,01% dan faktor lingkungan sebesar 5,2%. Fator organisasi memiliki pengaruh yang paling tinggi sedangkan pengaruh paling rendah disebabkan oleh faktor variasi tugas. Dari keempat variabel faktor ergonomi makro dapat disimpulkan bahwa hanya variabel faktor organisasi yang berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku keselamatan dan kesehatan kerja pekerja.


Kata kunci : Ergonomi Makro, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Analisis Jalur, MOQS

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK