<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59256">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KASUS KORUPSI E-KTP OLEH SETYA NOVANTO DI CNNINDONESIA.COM DAN VIVA.CO.ID</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Denny Elvras Jaya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Analisis Framing Pemberitaan Kasus Korupsi E-KTP&#13;
Oleh Setya Novanto Di Cnnindonesia.com Dan Viva.co.id&#13;
ABSTRAK&#13;
Penelitian ini berjudul Analisis Framing Pemberitaan Kasus Korupsi e-KTP &#13;
Oleh Setya Novanto Di Cnnindonesia.com Dan Viva.co.id. Tujuan penelitian ini &#13;
untuk mengetahui  framing  berita tentang kasus korupsi e-KTP oleh Setya &#13;
Novanto di cnnindonesia.com dan viva.co.id. Dalam penelitian ini, peneliti &#13;
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan menggunakan teknik &#13;
pengumpulan data yaitu artikel berita tentang Setya Novanto pada tanggal 24 &#13;
April 2018 di media online cnnindonesia.com dan viva.co.id. Peneliti &#13;
menganalisis hasil penelitian ini menggunakan perangkat  framing  Robert N &#13;
Entman. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya sudut pandang yang berbeda &#13;
dari portal berita cnnindonesia.com dan viva.co.id. Cnnindonesia.com melihat &#13;
kasus Setya Novanto bukan hanya sebagai permasalahan vonis hukum dan &#13;
menggiring pembaca bahwa Setya Novanto bukanlah pelaku tunggal korupsi e-&#13;
KTP dan mengembangkan alibi-alibi dari kasus tersebut. Namun viva.co.id &#13;
melihat kasus ini sebagai kasus hukum yang hanya menonjolkan aspek hukum, &#13;
dan hanya menyajikan fakta yang ada dilapangan tetapi tidak mengembangkan &#13;
alibi-alibi yang disebutkan oleh Setya Novanto. Hal ini sesuai dengan teori &#13;
framing  yang mengatakan  framing  dijalankan oleh media dengan menyeleksi isu &#13;
tertentu dan mengabaikan isu lain, serta menonjolkan aspek isu tertentu dan &#13;
menggunakan berbagai strategi wacana serta penempatan yang mencolok, &#13;
pengulangan, pemakaian grafis untuk mendukung dan memperkuat penonjolan, &#13;
pemakaian label tertentu ketika menggambarkan orang atau peristiwa yang &#13;
diberitakan.&#13;
Kata Kunci: Framing, Kasus Korupsi e-KTP</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59256</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-22 15:44:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-06-24 10:21:10</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>