PERBEDAAN KONSEP DIRI REMAJA PEROKOK DAN NON PEROKOK DI SMA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN KONSEP DIRI REMAJA PEROKOK DAN NON PEROKOK DI SMA BANDA ACEH


Pengarang

AHSANA NADYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1512101010096

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Penerbit

Banda Aceh : fakultas keperawatan universitas syiah kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perilaku merokok pada remaja dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah konsep diri yang rendah. Remaja dengan konsep diri yang rendah cenderung memandang pesimis terhadap dirinya dan kehidupan, sehingga mayoritas remaja memilih untuk berperilaku merokok dengan harapan dapat meningkatkan konsep dirinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan konsep diri pada remaja perokok dan non perokok. Jenis penelitian adalah comparative study dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian adalah 173 siswa kelas sepuluh dan sebelas Sekolah Menengah Atas di Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 173 responden yang terdiri atas 80 responden perokok dan 93 responden non perokok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan self report menggunakan kuesioner yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil analisa univariat menggunakan mean dan frekuensi didapatkan hasil konsep diri remaja perokok mayoritas berada pada kategori rendah sebanyak 55 orang (68,8%), sedangkan konsep diri remaja non perokok mayoritas berada pada kategori tinggi sebanyak 63 orang (67,7%). Hasil analisa bivariat dengan uji independent t-test didapatkan nilai p-value 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara konsep diri remaja perokok dan non perokok. Direkomendasikan kepada Perawat Puskesmas Bidang Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) agar dapat memberikan intervensi berupa konseling kelompok dalam bentuk Forum Grup Diskusi (FGD) dengan kesamaan tema, tingkat permasalahan, tujuan dan usia/ kematangan yang berfokus meningkatkan konsep diri agar meminimalisasi perilaku merokok pada remaja.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK