Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PREDIKSI UMUR LELAH PEGAS ULIR SUSPENSI DEPAN MINIBUS YANG DIKEMUDIKAN PADA PERMUKAAN JALAN DATAR, MENANJAK DAN MENURUN BERBASIS PENDEKATAN STRAIN-LIFE
Pengarang
MUHAMMAD IKBAL - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404102010055
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Banyak kegagalan lelah yang terjadi pada komponen-komponen kendaraan yang menyebabkan kematian. Kegagalan lelah tersebut dapat disebabkan oleh kondisi fisik permukaan jalan dan kecepatan yang berbeda. Oleh kareta itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kontur permukaan jalan terhadap umur lelah pegas ulir dan lower suspension arm. Dalam penelitian ini, sebuah strain gauge ditempelkan pada titik kritis pegas ulir dan lower suspension arm pada suspensi depan minibus berdasarkan distribusi tegangan. Sinyal regangan yang diperoleh selanjutnya dianalisa menggunakan pendekatan Coffin-Manson, Morrow, dan SWT. Dari hasil uji komposisi kimia, didapati bahwa pegas ulir tersebut terbuat dari SAE 5160 dan lower suspension arm terbuat dari AISI 1513. Sinyal regangan jalan kasar untuk pegas ulir memiliki rentang amplitudo tertinggi yaitu antara -769 ?? dan - 237 ??, berdampak terhadap umur lelah yang lebih tinggi yaitu 1284 siklus hingga patah untuk pegas ulir. Umur lelah pegas ulir pada jalan kasar adalah 16 % kemungkinan lebih cepat terjadi kegagalan dibandingkan jalan kota dan 7 % kemungkinan lebih cepat dibandingkan jalan rata. Sinyal regangan jalan kasar untuk lower suspension arm memiliki rentang amplitudo tertinggi yaitu antara -35 ?? dan 16 ??, berdampak terhadap umur lelah yang lebih tinggi 2470 siklus hingga patah. Sedangkan umur lelah lower suspension arm pada jalan kasar adalah 27 % lebih cepat terjadi kegagalan dibandingkan jalan kota dan 0,03 % lebih cepat dibandingkan jalan rata. Lower suspension arm mememiliki masa pakai yang lebih lama dibandingkan dengan pegas ulir. Hal ini dikarenakan kontur permukaan jalan memberikan beban secara vertikal sehingga sesuai dengan fungsi dari pegas ulir yang bekerja meredam beban secara vertikal sedangkan lower suspension arm befungsi menahan beban saat berbelok.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH KECEPATAN KENDARAAN TERHADAP UMUR LELAH PEGAS ULIR SUSPENSI DEPAN MINIBUS BERDASARKAN PENDEKATAN STRAIN-LIFE (MUHAMMAD RAMDANI DON, 2021)
PREDIKSI UMUR LELAH PEGAS ULIR SUSPENSI DEPAN MINIBUS YANG DIKEMUDIKAN PADA PERMUKAAN JALAN DATAR, MENANJAK DAN MENURUN BERBASIS PENDEKATAN STRAIN-LIFE (MUHAMMAD IKBAL, 2019)
STUDI TENTANG URUTAN PEMBEBANAN BERDASARKAN SINYAL REGANGAN TERHADAP UMUR LELAH PADA PEGAS ULIR KENDARAAN (MASRI, 2025)
ANALISA PERMUKAAN PATAH PEGAS ULIR SUSPENSI DEPAN MOBIL SEDAN (Agustian Bakhtiar, 2016)
ANALISIS PERBANDINGAN UJI TARIK FEM DENGAN EKSPERIMENTAL MATERIAL BAJA KARBON AISI 1045 DAN MEMPREDIKSI KELELAHAN AKIBAT BEBAN SIKLIK DENGAN SOFTWARE ABAQUS DAN FE-SAFE (VERRY ANDISTA, 2022)