<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59122">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN MEDIA EDUKASI MITIGASI BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI PADA KELUARGA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR, ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muzar Hafni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>fakultas keperawatan universitas syiah kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bencana dapat mengancam jiwa dan mengganggu kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam, non alam dan manusia. Upaya untuk mengurangi dampak dari bencana yaitu dengan memberikan edukasi mitigasi bencana yang dinilai sebagai bentuk dari antisipasi terhadap bencana. Peningkatan antisipasi bencana dilakukan dengan peningkatan kesiapsiagaan bencana individu yang meliputi pengetahuan, rencana keadaan darurat, sistem peringatan bencana dan mobilisasi sumber daya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kesiapsiagaan bencana sebelum dan sesudah edukasi mitigasi bencana. Jenis penelitian berupa comparative study. Desain penelitian adalah rancangan post-test dengan uji independent t-test. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga pasien rawat inap. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling dengan cara proportional stratified random sampling dengan jumlah masing-masing 45 responden kelompok intervensi A dan B. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner baku dari LIPI-UNESCO/ISDR (2006) dan dimodifikasi oleh peneliti. Intervensi dalam penelitian ini adalah edukasi mitigasi bencana berdasarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat kesiapsiagaan bencana setelah edukasi mitigasi bencana pada kelompok intervensi A dengan kelompok intervensi B dengan p = 0,024 (?=0,05). Direkomendasikan kepada petugas kesehatan agar dapat menyediakan media edukasi mitigasi bencana di rumah sakit untuk peningkatan kesiapsiagaan bencana pada pengunjung rumah sakit terutama keluarga pasien.</note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EARTHQUAKES - DISASTER SERVICES</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59122</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-21 13:04:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-05 09:25:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>