PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI YANG DIISOLASI DARI TINJA ANAK AYAM BROILER TERHADAP EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM [WIGHT.] WALP.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERTUMBUHAN ESCHERICHIA COLI YANG DIISOLASI DARI TINJA ANAK AYAM BROILER TERHADAP EKSTRAK DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM [WIGHT.] WALP.)


Pengarang

suci nurul hidayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1002101010172

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

636.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan E. coli yang diisolasi dari tinja anak ayam broiler terhadap ekstrak daun salam. Sebanyak 5 ekor anak ayam broiler yang berasal dari kota Banda Aceh digunakan dalam penelitian ini. Daun salam yang digunakan berasal dari Banda Aceh, Aceh dan Pariaman, Sumatera Barat. Kemudian dilakukan identifikasi pada tinja anak ayam broiler. Setelah didapatkan bakteri E. coli kemudian dilakukan uji Kirby Bauer terhadap E. coli dengan menggunakan ekstrak daun salam. Ekstrak daun salam diencerkan dengan menggunakan larutan CMC 1%, dibuat dalam konsentrasi 25%, 50%, dan 75%. Kemudian cakram kertas dimasukkan ke dalam tabung reaksi yang berisi ekstrak daun salam dengan berbagai konsentrasi. Biakan E. coli yang tumbuh pada NB diswab merata pada permukaan media MHA, kemudian biarkan kira-kira 5 menit. Cakram kertas yang telah di rendam dalam berbagai konsentrasi ekstrak daun salam dan antibiotik kloramfenikol 30 mg sebagai kontrol positif ditempelkan pada permukaan lempengan MHA yang telah diberi E. coli. Lempengan MHA diinkubasikan pada suhu 37°C selama 24 jam. Hasil yang di dapat pada ekstrak daun salam dari Banda Aceh yaitu P0 : 16 mm, P1 : 0 mm, P2 : 0 mm, P3 : 0 mm dan hasil dari ekstrak daun salam yang didapat dari Pariaman yaitu yaitu P0 : 15,6 mm, P1 : 0 mm, P2 : 0 mm, P3 : 0 mm. Kesimpulan dari penelitian ini ekstrak daun salam tidak dapat menghambat pertumbuhan E. coli.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK