<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59112">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN KONDISI ANTARMUKA SERAT-MATRIKS PADA KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TYPHA SPP. DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA:</title>
  <subTitle>ANALISIS PADA PEMBEBANAN LENTUR.</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SEPRIAN HARIS ANANDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan serat alam sebagai penguat dalam material komposit terus dikembangkan oleh para peneliti untuk memaksimalkan potensi serat alam sebagai alternatif pengganti serat sintetik. Salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan dalam penggunaan komposit yaitu tumbuhan Typha Spp. Serat dari tumbuhan ini dapat digunakan sebagai penguat dalam material komposit. Namun serat alam memiliki kompatibilitas yang kurang baik dengan matriks polimer yaitu masalah pada ketidaksesuaian antara serat dengan matriks yang mempengaruhi ikatan antarmuka antara serat dan matriks. Ikatan antarmuka antara serat dan matriks sulit dianalisis apabila dilakukan secara eksperimen sehingga diperlukan analisis metode elemen hingga untuk menganalisis kondisi antarmuka antara serat &#13;
Typha Spp. dengan epoxy resin. Penelitian sebelumnya telah memanfaatkan model kontak bonded dan nonseparation yang tersedia pada software Ansys untuk memodelkan kondisi antarmuka antara serat Typha Spp. dan matriks epoxy resin pada komposit. Namun penelitian tersebut belum mampu merepresentasikan kondisi antarmuka antara serat dan matriks secara akurat serta belum mampu menunjukkan distribusi tegangan pada setiap komponen komposit seperti matriks, serat dan antarmuka antara serat dan matriks. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kondisi antarmuka antara serat dan matriks pada komposit berpenguat serat Typha Spp. dengan menggunakan lapisan cohesive yang terdapat pada software ABAQUS serta melihat distribusi tegangan yang terjadi pada komposit. Analisis dilakukan dengan menggunakan software ABAQUS CAE 6.14. Komposit dimodelkan dua dimensi dengan mengikuti standar ASTM D790-03 serta dalam skala unit cell. Cohesive zone modelling digunakan untuk merepresentasikan kondisi antarmuka antara serat dan matriks. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa lapisan cohesive dapat dimodelkan sebagai antarmuka antara matriks dengan serat Typha Spp. dan juga diperoleh nilai tegangan von-mises maksimum tertinggi sebesar 79 Mpa berada pada serat, sementara distribusi regangan tertinggi senilai 0,04 mm/mm berada pada bagian matriks dan nilai distribusi tegangan geser tertinggi sebesar 5,58 MPa terdapat pada bagian serat.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59112</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-21 12:34:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-06-21 14:51:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>