ANALISIS PERFORMANSI KINCIR ANGIN SAVONIUS 4 BLADE SEBAGAI PENGGERAK SINGLE ACTING PISTON PUMP PADA SISTEM AERASI TAMBAK TRADISIONAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PERFORMANSI KINCIR ANGIN SAVONIUS 4 BLADE SEBAGAI PENGGERAK SINGLE ACTING PISTON PUMP PADA SISTEM AERASI TAMBAK TRADISIONAL


Pengarang

MUHAMMAD RIZKI KURNIAWAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504102010084

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proses aerasi merupakan upaya dalam meningkatkan kadar oksigen terlarut di dalam lingkungan air, salah satu cara yang ditempuh untuk melakukan proses aerasi ini adalah dengan mentransfer oksigen ke dalam air menggunakan single acting piston pump berpenggerak kincir angin savonius. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja yang dicapai oleh sistem aerator dalam menjalankan fungsinya. Metode yang dilakukan yakni pengujuan eksperimen pada sistem aerator yang ditempatkan di tower setinggi 4 meter dengan kincir angin savonius 4 blade berdiameter 56 cm dan tinggi 82 cm menggerakkan pompa udara jenis single acting berdiameter 10 cm dan tinggi 30 cm, sehingga udara yang dihisap kemudian keluar melalui saluran udara menuju ke tangki udara berkapasitas 15 liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan angin sangat berpengaruh terhadap kinerja yang dihasilkan sistem. Pada kecepatan angin tertinggi terjadi pada pukul 16.00 WIB yaitu 8.98 m/s dan daya angin 191,105 Watt menghasilkan daya turbin 103,717 Watt, Cp 0,543, tip speed ratio 0,752, torsi 7,53 Nm, debit udara yang dihisap 0,483 kg/menit, daya pompa udara 0,942 Watt, dan efisiensi sistem sebesar 1,17%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa sistem aerator telah beroperasi dengan baik dalam menjalankan fungsinya sehingga cocok untuk diterapkan sebagai aerator tambak. Efisiensi yang dihasilkan sistem dapat lebih meningkat seiring meningkatnya kecepatan angin yaitu dengan cara memperbesar dimensi pompa terutama panjang langkah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK