HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN POLA MAKAN DENGAN PREVALENSI ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI DAN POLA MAKAN DENGAN PREVALENSI ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Khiyurul Laila - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1512101010016

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Anemia merupakan masalah serius yang terjadi selama kehamilan dan disebabkan oleh beberapa faktor risiko diantaranya sosial ekonomi, graviditas, usia kehamilan, konsumsi tablet Fe dan pola makan. Faktor sosial ekonomi masih menjadi masalah yang dihadapi negara berkembang dan di Indonesia banyak ibu hamil yang memiliki gizi yang kurang disebabkan karena pola makan yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi dan pola makan dengan prevalensi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Krueng Barona Jaya Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan correlation study pendekatan cross sectional, populasi berjumlah 454 ibu hamil dengan responden sebanyak 90 orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui lembar kuesioner dan Hb meter. Analisa data menggunakan chi-square. Hasil pengumpulan data menunjukan bahwa prevalensi anemia defisiensi zat besi pada ibu hamil sebanyak 25.6%. Ditemukan adanya hubungan antara faktor tingkat pendidikan, jenis makanan dan porsi makan dengan anemia (p-value < 0.05) namun tidak terdapat hubungan antara penghasilan keluarga, pekerjaan, frekuensi makan dengan anemia (p-value > 0.05). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan program penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil melalui penyediaan media cetak berupa leaflet, booklet maupun media elektronik serta tindakan promotif dalam menghadapi masalah anemia defisiensi zat besi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK