<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58950">
 <titleInfo>
  <title>PERTUMBUHAN DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI BAKTERI ASAM LAKTAT (BAL) ASAL USUS AYAM PETELUR YANG DIBERIKAN AKBISPROB PADA KEADAAN AEROB DAN ANAEROB</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAUZIA KHAIRUNISA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK   &#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan dan aktivitas antibakteri &#13;
produksi Bakteri Asam Laktat (BAL) yang diisolasi  dari  usus ayam petelur &#13;
setelah diberikan AKBISprob 4% dan diinkubasi pada keadaan aerob dan anaerob. &#13;
Sampel yang digunakan adalah isolat BAL yang berasal dari usus ayam petelur &#13;
strain  ISA Brown  periode  layer  yang diketahui menghasilkan senyawa antibakteri &#13;
setelah pemberian AKBISprob 4%.  Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan &#13;
Acak Lengkap (RAL) dengan  2  perlakuan yang terdiri dari perlakauan aerob dan &#13;
anaerob dengan tiga kali pengulangan.  Penelitian ini menggunakan metode  Total &#13;
Plate Count  (TPC) secara duplo untuk menghitung jumlah BAL dan metode &#13;
difusi agar untuk melihat aktivitas antibakteri.  Parameter yang diamati yaitu &#13;
pertumbuhan BAL (log 10 CFU/ml) dan aktivitas zona hambat antibakteri (mm).&#13;
Analisis data menggunakan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan aerob &#13;
dan anaerob berpengaruh nyata (P0,05) terhadap aktivitas antibakteri pada  empat isolat BAL &#13;
yang ditandai dengan luas diameter zona hambat pada keadaan aerob dan anaerob &#13;
relatif sama. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan  pertumbuhan 2 isolat &#13;
BAL penghasil antibakteri dipengaruhi oleh keadaan aerob dan anaerob dan &#13;
aktivitas antibakteri 4 isolat BAL tidak dipengaruhi oleh keadaan aerob dan &#13;
anaerob.&#13;
Kata kunci: AKBISprob, oksigen, antibakteri, BAL, bakteriosin</note>
 <subject authority="">
  <topic>ANTIBIOTICS-FHARMACOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>58950</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-20 17:02:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-02 09:36:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>