ADAPTASI KELUARGA NELAYAN KORBAN BENCANA TSUNAMI PASCA RELOKASI PEMUKIMAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ADAPTASI KELUARGA NELAYAN KORBAN BENCANA TSUNAMI PASCA RELOKASI PEMUKIMAN


Pengarang

IBRAHIM - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410101010048

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Relokasi sebagai bentuk penanggulangan bencana dan adaptasi menjadi respon dari dampak bencana tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adaptasi sosial ekonomi keluarga nelayan korban bencana tsunami pasca relokasi di Gampong Baro. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif dengan pemilihan informan diperoleh menggunakan metode purposive sampling. Penulis menggunakan Teori Adaptasi Hardesty dan Model Roller Coaster untuk menganalisis secara keseluruhan permasalahan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dan dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa makna dan pengalaman bencana bagi keluarga berbeda satu sama lain. Saat bencana terjadi, setiap individu dalam sebuah keluarga secara spontanitas berpikir untuk bertahan hidup.
Salah satunya dengan beradaptasi. Cara beradaptasi yang dilakukan setiap keluarga cenderung bekerja lebih dari satu pekerjaan untuk mengatasi minimnya pendapatan. Letak pemukiman relokasi yang jauh dari lautan mengharuskan keluarga menempuh perjalanan jauh untuk bekerja di kampung sebelum mereka direlokasi. Mereka terpaksa bekerja di sektor laut karena skill dimiliki hanya pada sektor laut. Jika beralih pada profesi lain mereka mengalami kesulitan. Masalah di lokasi relokasi korban tidak memiliki lahan, harta benda dan tidak tersedianya lapangan pekerjaan, dermaga, waduk penampungan air untuk bersawah dan jalan yang rusak. Pasca bencana kehidupan direlokasi berdampak pada perubahan sumber pendapatan dan mempengaruhi keuangan keluarga.

Kata Kunci : Bencana, Keluarga, Relokasi, dan Adaptasi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK