PENGARUH ADITIFITAS EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA) PADA SISTEM TRANSPORTASI BERDASARKAN WAKTU TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP, PERUBAHAN GLUKOSA DARAH, DAN RESPON TINGKAH LAKU BENIH IKAN BETOK (ANABAS TESTEDINEUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH ADITIFITAS EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA) PADA SISTEM TRANSPORTASI BERDASARKAN WAKTU TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP, PERUBAHAN GLUKOSA DARAH, DAN RESPON TINGKAH LAKU BENIH IKAN BETOK (ANABAS TESTEDINEUS)


Pengarang

Salman Fauzi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1311102010010

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Budidaya Perairan (S1) / PDDIKTI : 54243

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan
ekstrak daun jambu biji pada sistem transportasi terhadap kelangsungan hidup,
perubahan glukosa darah, dan respon tingkah laku ikan betok. Penelitian ini
berlangsung pada bulan September 2018. Transportasi dilakukan selama 10 jam
perjalanan menggunakan alat transportasi (mobil). Pembuatan ekstrak daun jambu
biji dilakukan di Laboratorium Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah
Kuala. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode rancangan acak
lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Parameter yang diuji
adalah kelangsungan hidup, glukosa darah, respon tingkah laku, dan kualitas air yang
meliputi suhu, pH, dan DO. Perlakuan pada penelitian ini yaitu perlakuan A (0-2
jam), perlakuan B (2-4 jam), perlakuan C (4-6 jam), perlakuan D (6-8 jam), dan
perlakuan E (8-10 jam). Berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa ekstrak
daun jambu biji berpengaruh nyata P < 0,05 terhadap kelangsungan hidup, glukosa
darah. Perlakuan terbaik dengan nilai kelangsungan hidup tertinggi pada penelitian
ini adalah perlakuan A, B, C, dan D, dengan nilai berkisar 90,00 %, perubahan
glukosa terendah didapatkan pada perlakuan D (6-8 jam) dengan penurunan 6
mg/dL.
Kata Kunci: Daun jambu biji, Ikan Betok, Glukosa darah, Respon tingkah laku ikan,
Kelangsungan hidup.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK