KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL MENGGUNAKAN INSTRUMEN UMPAN BALIK DALAM MENILAI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN BAYI BARU LAHIR DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2018 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL MENGGUNAKAN INSTRUMEN UMPAN BALIK DALAM MENILAI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN BAYI BARU LAHIR DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2018


Pengarang

Imam Zahari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607601030010

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan / PDDIKTI : 11708

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis I Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

618.24

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Permasalahan kesehatan pada ibu hamil dapat dicegah, dideteksi dan diobati selama kunjungan antenatal care dengan petugas kesehatan yang terlatih.. Intervensi sejak dini sangat dibutuhkan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas, bahkan sejak masih berada di dalam masa embriologi. Antenatal care yang
komprehensif akan mengakomodasikan seorang wanita akan memilih tempat bersalin sehingga menghasilkan bayi yang sehat dan berkualitas serta menurunkan risiko terjadinya komplikasi dan kematian maternal. Tujuan : Menganalisa kualitas pelayanan antenatal Puskesmas di kota Banda Aceh diukur dengan Instrumen Umpan Balik Untuk Pengumpulan Data Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Bayi Baru Lahir Di Fasilitas Kesehatan. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 22
Oktober 2018 sampai 3 November 2018 dengan cara melakukan observasi langsung terhadap 11 Puskesmas di kota Banda Aceh. Puskesmas di kota Banda Aceh telah memenuhi 94% layanan antenatal yang sesuai standar. Puskesmas di kota Banda Aceh memiliki tenaga kesehatan baik dokter maupun bidan sesuai standar dalam memberikan pelayanan antenatal. Puskesmas di kota Banda Aceh memiliki struktur fisik, alat medis dan ketersedian obat dan bahan sesuai standar (86%) namun untuk kualitas pemeriksaan laboratorium hanya memenuhi 56% dari standar yang ada. Kesimpulan: Puskesmas di kota Banda Aceh sudah memenuhi sebagian besar standar untuk kualitas pelayanan antenatal care. Temuan yang tidak sesuai standar, sebagian besar terdapat pada fasilitas antenatal yakni fasilitas laboratorium dikarenakan standar yang di diinginkan dalam Instrumen penilai yang digunakan belum dapat diterapkan di seluruh Puskesmas dalam kota Banda Aceh.

Kata Kunci : Kualitas, antenatal care. puskesmas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK