PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALBEDO SEMANGKA MERAH (CITRULLUS LANATUS) TERHADAP DIAMETER DAN KETEBALAN EPITEL TUBULUS SEMINIFERUS TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MELITUS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALBEDO SEMANGKA MERAH (CITRULLUS LANATUS) TERHADAP DIAMETER DAN KETEBALAN EPITEL TUBULUS SEMINIFERUS TIKUS (RATTUS NORVEGICUS) DIABETES MELITUS


Pengarang

ANGGUN OKTRI NOVITASARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1502101010146

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak albedo semangka
merah dengan dosis berbeda terhadap diameter dan ketebalan epitel tubulus
seminiferus tikus diabetes melitus. Penelitian menggunakan 25 ekor tikus jantan
galur Wistar yang dibagi secara acak ke dalam 5 kelompok perlakuan dan 5 kali
ulangan. Kelompok KN (kontrol negatif); KP (kontrol positif); P1 (tikus DM +
ekstrak albedo semangka merah 500 mg/kgbb); P2 (tikus DM + ekstrak albedo
semangka merah 1000 mg/kgbb); P3 (tikus DM + ekstrak albedo semangka merah
1500 mg/kgbb). Pemberian ekstrak albedo semangka merah dilakukan secara oral
selama 30 hari. Selanjutnya, tikus dieuthanasi dan diambil salah satu organ testis
untuk pembuatan preparat histologis dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin.
Parameter yang diamati adalah diameter dan ketebalan epitel tubulus seminiferus.
Pengamatan menggunakan mikroskop binokular dan aplikasi Toupview. Data
dianalisis dengan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Rata-rata
±SD diameter tubulus seminiferus P1, P2 dan P3 masing-masing 239,59 ± 9,71;
256,18 ± 20,82; dan 270,66 ± 13,65 lebih tinggi daripada KP yaitu 207,16 ± 8,67,
sedangkan rata-rata ±SD ketebalan epitel tubulus seminiferus P1, P2, dan P3
masing-masing 29,71 ± 2,83; 31,33 ± 3,49; dan 38,19 ± 9,19 lebih tinggi daripada
KP yaitu 23,91 ± 2,71. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian
ekstrak albedo semangka merah dengan dosis berbeda dapat meningkatkan
diameter dan ketebalan epitel tubulus seminiferus testis tikus diabetes melitus.
Kata kunci: albedo semangka, diabetes melitus, Rattus norvegicus, tubulus
seminiferus

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK