PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A TOPIKAL TERHADAP EKSPRESI TRANSFORMING GROWTH FACTOR BETA 1 (TGF-?1) PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA PASCA ANOPLASTI KELINCI LOKAL (NESOLAGUS NETSCHERI) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN A TOPIKAL TERHADAP EKSPRESI TRANSFORMING GROWTH FACTOR BETA 1 (TGF-?1) PADA PROSES PENYEMBUHAN LUKA PASCA ANOPLASTI KELINCI LOKAL (NESOLAGUS NETSCHERI)


Pengarang
Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1207601010008

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Ilmu Bedah / PDDIKTI : 11707

Penerbit

Banda Aceh : Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

617.555

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Latar belakang: Anoplasti merupakan prosedur pembedahan untuk membuat anus pada penderita malformasi anorektal. Tujuannya untuk mengembalikan bentuk dan fungsi mucocutaneus junction dan kanalis ani. Luka operasi pada area gastrointestinal sangat rentan mengalami infeksi sehingga dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang dapat memperlama proses penyembuhan bahkan mengancam keselamatan jiwa, maka untuk pencegahannya perlu dilakukan usaha guna mempercepat proses penyembuhan luka. Diketahui bahwa vitamin A dapat meningkatkan berbagai aspek penyembuhan luka melalui regulasi sekresi dan/atau reseptor faktor pertumbuhan, salah satunya Transforming Growth Factor Beta (TGF-?) isoforms.
Metode penelitian: Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan rancangan post-test only control group design menggunakan 36 kelinci lokal (Nesolagus netscheri) sebagai hewan coba yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok A sebagai kelompok control (anoplasti tanpa pemberian vitamin A) dan kelompok B sebagai kelompok eksperimen (anoplasti dengan pemberian salep vitamin A 0,1% 1 hari setelah anoplasti).
Hasil penelitian: Rata-rata jumlah ekspresi TGF ?-1 pada jaringan luka pada kelinci kelompok kontrol (P0) adalah 23,56 ± 15,16, kemudian mengalami peningkatan pada kelompok kelinci perlakuan vitamin A (P1) secara berturut-turut menjadi 45,06 ± 17,28. Hasil dari uji T independent didapatkan bahwa nilai p value untuk jumlah ekspresi TGF ?-1 jaringan luka pasca anoplasti pada kelompok kontrol (P0) dan kelompok perlakuan (P1) adalah = 0,001.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji T independent pemberian vitamin A topikal secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan ekspresi TGF-?1 pada proses penyembuhan luka pasca anoplasti kelinci lokal (Nesolagus netscheri).

Kata kunci: Anoplasti, ekspresi Transforming Growth Factor Beta 1 (TGF ?-1), Vitamin A topikal

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK