STUDI KERAGAMAN LAMUN SEBAGAI POTENSI PAKAN DUGONG DUGON PADA PERAIRAN TELUK LAMTENG, KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI KERAGAMAN LAMUN SEBAGAI POTENSI PAKAN DUGONG DUGON PADA PERAIRAN TELUK LAMTENG, KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

M.RIZKI FAZILLAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1511101010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman lamun melalui pendekatan komposisi jenis, tutupan, kerapatan dan keanekaragaman serta parameter fisika kimia perairan yang berhubungan dengan keberadaan lamun. Selain itu juga untuk menduga preferensi pakan Dugong dugon pada Kawasan Konservasi Perairan Daerah Teluk Lamteng, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018, menggunakan metode simple random sampling yaitu menggunakan transek garis dengan teknik sampling kuadrat untuk pengukuran lamun. Metode yang digunakan untuk melihat indikator keberadaan dugong yaitu dengan melakukan survey keberadaan jejak makan atau feeding trail yang ditinggalkan oleh dugong dan menduga preferensi lamun yang menjadi favorit dugong sebagai makanannya dengan keragaman jenis lamun pada lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi jenis lamun yang ditemukan di perairan Teluk Lamteng terdiri dari 3 spesies yaitu Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia dan Halophila ovalis. Penutupan lamun tertinggi oleh spesies Halodule pinifolia 67,84%, selanjutnya diikuti Cymodocea serrulata 44,79% dan paling rendah spesies Halophila ovalis 2,21%. Secara keseluruhan stasiun, spesies Halodule pinifolia memiliki nilai kerapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kedua spesies lamun lainnya dengan nilai berkisar antara 55-316 ind/ m2, dan spesies ini tersebar pada seluruh stasiun pengamatan. Keanekaragaman lamun tergolong rendah dengan nilai berkisar antara 0-0,9. Ketiga spesies lamun yang ditemukan merupakan sumber pakan bagi Dugong dugong yang termasuk dalam kategori preferensi lamun kesukaannya.

Kata Kunci: Keragaman Lamun, Sumber pakan, Dugong dugong, Teluk Lamteng


ABSTRACT

This study aims to determine the diversity of seagrass through the approach of species composition, cover, density and diversity as well as physical and chemical parameters of the waters associated with the presence of seagrass. In addition, it is also to estimate the feed preferences of Dugong dugon in the Lamteng Bay Regional Marine Conservation Area, Aceh Besar District. This research was conducted in December 2018, using a simple random sampling method that is using line transect method with a quadratic sampling technique for seagrass measurements. The method used to see the indicators of dugong existence is by surveying the presence of feeding trails or feeding trail left by dugong and guessing seagrass preferences which are the favorite of dugongs as food with the diversity of seagrass species at the study site. The results showed that the composition of seagrass species found in Lamteng Bay waters consisted of 3 species, namely Cymodocea serrulata, Halodule pinifolia and Halophila ovalis. The closure of seagrass was highest by Halodule pinifolia species 67.84%, followed by Cymodocea serrulata 44.79% and the lowest species Halophila ovalis 2.21%. Overall, the Halodule pinifolia species has a higher density value compared to the other two seagrass species with values ranging from 55-316 ind/ m2 and this species is spread throughout the observation stations. Seagrass diversity is classified as low with values ranging from 0-0.9. The three seagrass species found were a source of food for the Dugong dugong which was included in his favorite seagrass preference category.

Keywords: Diversity of Seagrass, Feed source, Dugong dugong, Lamteng Bay

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK