PENGARUH MEDIA PEMBAWA DALAM PERBANYAKAN SPORA FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH MEDIA PEMBAWA DALAM PERBANYAKAN SPORA FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA


Pengarang

ZAKIYAH KHAIRANI SIR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405108010061

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak.Fungi mikoriza arbuskula (FMA) memiliki simbiosis mutualisme dengan lebih dari 80 % spesies tanaman teresterial. Media pembawa yang sering dan efektif digunakan sebagai bahan pembawa inokulan FMA adalah zeolit. Akan tetapi, zeolit masih agak sulit ditemukan di pasar lokal dan harganya lebih mahal dibandingkan media pembawa lain seperti pasir dan arang sekam. Upaya yang dapat dilakukan untuk perbanyakan sporadan mengurangi penggunaan media zeolit yaitu mengkombinasikan zeolit dengan media pembawa lain berbasis bahan baku lokal yang efektif dan ekonomis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas dua faktor (media pembawa dan jenis FMA) dengan pola 4 x 2 danempat ulangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa zeolit 100 % adalah media terbaik untuk perbanyakan spora Acaulospora tuberculata dan Gigaspora cf gigantea. Zeolit + pasir (1:1) dan zeolit + tanah (1:1) merupakan media alternatif yang sama efektif dengan zeolit 100 % untuk perbanyakan spora FMA. Acaulospora tuberculata menunjukkan tingkat kolonisasi akar (62,68 %) lebih tinggi dibandingkan Gigaspora cf gigantea (50,80 %). Tidak terdapat interaksi yang nyata antara jenis media pembawa dan jenis spora FMA terhadap jumlah spora dan infeksi akar. Kombinasi media zeolit + pasir (1:1) atau zeolit + tanah (1:1) dapat dianjurkan sebagai media alternatif untuk perbanyakan spora FMA.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK