Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM (PLEUROTUS TREATUS) MELALUI PEMANFAATAN INSTALASI KABUT DI DESA LIMPOK ACEH BESAR.
Pengarang
Juli Ismulia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1405102010079
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jamur tiram atau kulat dalam bahasa aceh merupakan jamur yang dapat dikonsumsi biasa tumbuh pada batang kayu yang telah lapuk. Jamur secara potensial dapat dibudidayakan karena kebutuhan konsumsi terus meningkat sedangkan persediaan di alam terbatas. Saat ini, tren dan inovasi budidaya jamur semakin berkembang, salah satunya dengan menggunakan teknologi instalasi kabut.Teknologi ini berfungsi untuk mengontrol kelembaban kumbung yang efektif dan efisien bagi pertumbuhan dan perkembangan jamur.Makalah ini bertujuan menganalisis aspek kelayakan finansial budidaya jamur tiram dengan menggunakan teknologi tersebut.Tingkat suku bunga sebagai landasan dalam penentuan diskon faktor adalah 7 % per tahun berdasarkan KUR suku bunga pada bank yang diasumsikan konstan hingga periode proyek bisnis berakhir.Metode analisis dengan menggunakan model kriteria investasi dengan menggunakan umur ekonomis usaha selama 10 tahun.Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha budidaya jamur tiram dengan teknologi instalasi kabut secara finansial layak untuk dijalankan. Perhitungan besaran hasil penerimaan usaha diperoleh nilai net present value sebesar Rp. 80.316.851, rasio net benefit per cost adalah 3,9, nilai internal rate of return adalah 56%, nilai-nilai break event point terhadap produksi dan harga masing-masing adalah 7.320 Kg dan Rp. 28.153, dengan masa pengembalian biaya investasi adalah 1 tahun 6 bulan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa bisnis budidaya jamur tiram dengan instalasi kabut tetap layak untuk dijalankan apabila terjadi perubahan peningkatan biaya produksi sebesar 10 persen namun nilai produksi tetap, dan apabila terjadi penurunan produksi sebesar 10 persen namun biaya produksi tetap.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN DEDAK PADA SUBSTRAT TUMBUH TERHADAP PRODUKSI TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) DAN JAMUR TIRAM COKLAT (PLEUROTUS CYSTIDIOSUS) (Khairul Azmi, 2022)
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TERHADAP PRODUKSI TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS JACQ. EX FR.) DAN JAMUR TIRAM KUNING (PLEUROTUS CORNUCOPIAE SINGER.) (Mardiana, 2022)
PERBANDINGAN PRODUKSI TUBUH BUAH JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) DAN JAMUR TIRAM COKLAT (PLEUROTUS CYSDITIOUS) PADA MEDIA SERBUK KAYU GERGAJI (Riko Nugeraha, 2021)
ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN USAHA BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH (STUDI KASUS : UPTD BALAI BENIH HORTIKULTURA SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR) (Muhammad Zaini, 2017)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BAGLOG INOKULASI BIBIT JAMUR TIRAM PUTIH DI KECAMATAN MEDAN POLONIA (MUHAMMAD IRHAMSYAH DIANPUTRA RAMBE, 2026)