<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58134">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH APLIKASI MOVING BED BIOFILM REACTOR (MBBR) UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH AIR LINDI (LEACHATE) SECARA AEROBIK TERHADAP KUALITAS AIR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sischa Anisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengolahan air lindi (leachate) dengan proses aerob menggunakan aplikasi reaktor biofilm dan reaktor tanpa biofilm untuk mengurangi bahan pencemar pada lindi. Penimbunan sampah yang dilakukan setiap harinya di tempat pembuangan akhir (TPA) dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan sekitarnya, dengan terbentuknya air lindi (leachate). Lindi yang terinfiltrasi akan mencemari air tanah. Pengolahan leachate sampah dilakukan secara fisika, kimia atau biologi tergantung pada karakteristik lindi. Kurangnya kandungan oksigen terlarut akan menghambat proses biodegradasi sehingga kandungan zat organik lindi akan meningkatmaka dilakukan uji coba pengolahan air lindi dengan teknologi aerasi menggunakan biofilm atau sistem pertumbuhan melekat MBBR untuk menurunkan kandungan bahan pencemar. Pengolahan dilakukan selama 10 hari olah menggunakan sistem kontinu, membandingkan reaktor tanpa biofilm (kontrol), reaktor MBBR menggunakan media k1 (kaldness) sebagai filter dan tempat melekatnya mikroorganisme serta reaktor MBBR  menggunakan arang  tempurung kelapa sebagai absorban. Volume yang digunakan 5 liter lindi untuk setiap reaktor. Dari pengolahan yang dilakukan diperoleh penurunan BOD adalah  64%, 73%, dan 75%; COD adalah mengalami kenaikan 8%, 14,3%, dan 35,8%; TKN adalah 44,44%, 56,73%, dan 75,7%, Fe adalah 9,041mg/l (influent); 8,033 mg/l; 9,0543 mg/l dan 5,053 mg/l.</note>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL PHYSICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL POLLUTION</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>58134</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-15 09:18:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-08-07 11:01:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>