Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PROFIL PERILAKU ANTISOSIAL PADA SISWA (SUATU PENELITIAN TERHADAP SISWA DI SMP NEGERI 2 KUTA BARO ACEH BESAR)
Pengarang
Liza Refiza - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206104030071
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Liza Refiza, Profil Perilaku Antisosial Remaja Di SMP Negeri 2 Kuta Baro Aceh
Besar. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing:
(1) Drs. Said Nurdin, M.Si (2) Nurbaity, S.Pd, M.Ed
Kata Kunci: Perilaku Antisosial, Remaja
Perilaku antisosial merupakan sebuah tingkah laku yang menimbulkan
keresahan dikalangan masyarakat, karena sifatnya yang secara langsung maupun
tidak langsung sangat mengganggu ketentraman hidup bermasyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahu perilaku Antisosial remaja serta mengetahui faktor-faktor
yang mempengaruhi perilaku antisosial pada remaja di SMP Negeri 2 Kuta Baro
Aceh Besar. Subjek penelitian berjumlah lima orang remaja yang berperilaku
antisosial. Sedangkan Objek penelitian adalah perilaku antisosial pada remaja di SMP
Negeri 2 Kuta Baro Aceh Besar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, dan observasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah pada umumnya
remaja tersebut secara keseluruhan memiliki perilaku antisosial, hal tersebut di lihat
dari sikap yang mereka tunjukkan di sekolah yakni, membolos, membangkang, tidak
mentaati disiplin serta merugikan masyarakat di sekitar lingkungan mereka. Adapun
faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku antisosial yaitu (1) Faktor keluarga
kurangnya kasih sayang orang tua, penerapan pola asuh yang salah, dan lingkungan
tumbuh kembang yang tidak kondusif akan menyebabkan anak lebih banyak melihat
prilaku antisosial dalam kesehariannya (2) Faktor teman sebaya lingkungan teman
sebaya merupakan suatu kelompok baru yang memiliki ciri, norma, kebiasaan yang
jauh berbeda dengan apa yang ada di lingkungan rumah. Bahkan apabila kelompok
tersebut melakukan penyimpangan, maka remaja juga akan menyesu aikan dirinya
dengan norma kelompok. Saran yang diberikan kepada guru bimbingan dan konseling
agar dapat memprogramkan dan melatih peserta didik dengan melaksanakan
pelayanan bimbingan dan konseling sesuai dengan kurikulum yaitu untuk mengatasi
permasalahan-permasalahan yang terjadi pada peserta didik, terutama pada peserta
didik yang dikategorikan memiliki masalah perilaku antisosial.
Tidak Tersedia Deskripsi
MODEL KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU DAN SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMP NEGERI I KUTA BARO ACEH BESAR (Rita Zahara, 2020)
KEMAMPUAN SISWA KELAS VIII SMPN 2 KUTA BARO MENEMUKAN TOPIK UTAMA DARI BERITA YANG BERTOPIK SAMA MELALUI MEMBACA EKSTENSIF (rini hapsari, 2014)
PEMANFAATAN DANA PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (MIFTAHUL JANNAH, 2020)
KEMAMPUAN SISWA KELAS X MAN KUTA BARO ACEH BESAR MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR TEKS EKSPOSISI (Khairunnisak Z, 2017)
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN READ ANSWER DISCUSS EXPLAIN AND CREATE (RADEC) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KUTA BARO (JULIKA SUPRIANI, 2024)