<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="57960">
 <titleInfo>
  <title>KEWENANGAN HAKIM DALAM MENETAPKAN SANKSI DI BAWAH SANKSI MINIMUM TERHADAP TINDAK PIDANA NARKOTIKA GOLONGAN I</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Endy Ronaldi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Tindak pidana narkotika merupakan salah satu tindak pidana khusus yang saat &#13;
ini menjadi prioritas utama pemerintah untuk diberantas. Upaya pencegahan tindak &#13;
pidana narkotika diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang &#13;
Narkotika. Merujuk pada dasar hukum tersebut, pelaku tindak pidana narkotika &#13;
diberikan sanksi hukuman yang berat. Namun realitanya, berdasarkan Putusan &#13;
Pengadilan Negeri Sigli Nomor 64/PID/2012/PN Sigli, Putusan Pengadilan Negeri &#13;
Calang Nomor  1/pid.sus/2016/PN Cag. dan Putusan Pengadilan Negeri Calang No. &#13;
14/pid.sus/2016/PN Cag, hakim memberikan putusan sanksi bagi pelaku di  bawah &#13;
sanksi minimum.&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji mengkaji  dasar  pertimbanganan &#13;
hakim dalam memutuskan perkara di bawah sanksi minimum berdasarkan Undang-&#13;
undang Narkotika. Dan, mengkaji konsekuensi terhadap putusan dalam memutuskan &#13;
perkara di bawah sanksi minimum dalam Undang-undang Narkotika.&#13;
Metode yang digunakan yaitu metode yuridis  normatif dan yuridis sosiologis.&#13;
Adapun data yang digunakan yaitu data sekunder dan data primer. Lokasi penelitian &#13;
dilakukan pada Pengadilan Negeri Sigli dan  Pengadilan Negeri Calang. Guna &#13;
mendapatkan data primer maka ditentukan responden dan informan dengan &#13;
menggunakan teknik wawancara dan kemudian dianalisa secara kualitatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan hakim dalam penetapan sanksi di bawah &#13;
minimum pada tindak pidana narkotika sangat besar. Putusan ditetapkan berdasaran &#13;
keyakinan hakim dan bukti yang cukup. Namun pertentangan putusan sanksi pidana &#13;
di bawah minimum bertentangan dengan asas legalitas dalam hukum pidana.  Hakim &#13;
dalam  memutuskan perkara dengan sanksi di bawah minimum merujuk pada &#13;
ketentuan  SEMA No. No. 4 Tahun 2011 dan SEMA No. 3 Tahun 2015, dimana &#13;
pelaku atas itikad baik dan bekerjasama dengan peradilan pada proses persidangan &#13;
diberikan kemudahan oleh hakim dengan memberikan sanksi pidana di bawah &#13;
minimum. Konsekuensi putusan yang memutuskan perkara di bawah sanksi minimum &#13;
yaitu hakim tidak memperhatikan aspek dakwaan yang telah dituntuk oleh jaksa dan &#13;
mengenyampingkan aspek legalitas.&#13;
Disarankan kepada hakim agar dalam memutuskan perkara pidana narkotika &#13;
dapat memperhatikan dakwaan Jaksa Penuntut Umum, agar putusan hakim tidak &#13;
bertentangan dengan asas legalitas. Disarankan  kepada  jaksa dapat menguraikan &#13;
dakwaan  secara lengkap  atas pidana narkotika yang dilakukan pelaku sehingga dapat &#13;
menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara sesuai dengan undang-&#13;
undang.&#13;
Kata Kunci: Hakim, Sanksi di bawah minimum, narkotika</note>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>NARCOTICS - SMUGGLING - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>JUDGES (JURISTS) - CRIMINAL COURTS</topic>
 </subject>
 <classification>345.012 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>57960</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-14 08:21:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-06 10:11:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>