PENGARUH PEMBENAH TANAH TERHADAP IKLIM MIKRO PADA LAHAN TANAMAN KANGKUNG (IPOMOEA REPTANA POIR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBENAH TANAH TERHADAP IKLIM MIKRO PADA LAHAN TANAMAN KANGKUNG (IPOMOEA REPTANA POIR)


Pengarang

MUHAMMAD RUBI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405106010057

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembenah tanah dapat dibuat dari bahan alami atau sintetis dan terdiri dari beberapa jenis seperti emulsi bitumen (aspal), polyacrylamide (polimer yang dibentuk dari subunit akrilamida) dan lateks untuk memperbaiki sifat-sifat tanah sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Penggunaan pembenah tanah yang bersumber dari bahan organik menjadi prioritas utama yang efektif dalam memperbaiki kualitas tanah. Selain kualitas tanah, iklim mikro memegang peranan penting untuk keberhasilan budidaya tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembenah tanah (Soil Amendment) terhadap beberapa iklim mikro, seperti radiasi matahari dan kelembaban udara pada lahan yang ditanami oleh tanaman kangkung. Data dari hasil pengamatan dianalisis dengan Rancangan Petak Terbagi (RPT). Selanjutkan dilakukan uji karakteristik iklim pada plot pembenah tanah dengan Principle Component Analysis (PCA). Hasil yang diperoleh adalah pemberian pembenah tanah tidak berpengaruh terhadap iklim mikro secara keseluruhan. Nilai korelasi pengaruh pembenah tanah terhadap Kelembaban udara pada perlakuan biochar sekam padi memiliki nilai korelasi yang sangat kuat yaitu sebesar 0,9343. Nilai korelasi tersebut tepatnya pada kelembaban udara di atas tajuk. Radiasi matahari pada perlakuan sekam padi memiliki nilai korelasi yang kuat yaitu sebesar 0,7796. Sedangkan pada hasil metode klasifikasi data PCA menunjukkan bahwa radiasi matahari memiliki perbedaan yang paling besar dibandingkan dengan parameter yang lainnya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK