KEGAGALAN PARTAI GOLONGAN KARYA DALAM MEMPEROLEH KURSI LEGISLATIF DI KABUPATEN PIDIE JAYA PADA PEMILU TAHUN 2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEGAGALAN PARTAI GOLONGAN KARYA DALAM MEMPEROLEH KURSI LEGISLATIF DI KABUPATEN PIDIE JAYA PADA PEMILU TAHUN 2014


Pengarang

MUHAMMAD BRILLY - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1410103010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Partai Golongan Karya di Kabupaten Pidie Jaya merupakan satu-satunya
yang gagal memperoleh kursi legislatif pada Pemilihan Umum Legislatif tahun
2014 dari semua Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Aceh. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan Partai
Golongan Karya dalam memperoleh kursi legislatif di Kabupaten Pidie Jaya pada
Pemilihan umum legislatif tahun 2014 serta strategi Partai Golongan Karya pada
Pemilihan Umum tahun 2019 agar bisa mendapatkan kursi legislatif di Kabupaten
Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, yaitu dengan
menggunakan metode wawancara dan studi pustaka. Dimana peneliti melakukan
wawancara dengan pengurus Partai Golongan Karya di Dewan Pimpinan Cabang
Kabupaten Pidie Jaya dan Pengurus Partai Golongan Karya Provinsi Aceh, serta
pihak-pihak terkait untuk mencari literatur-literatur yang berhubungan dengan
penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa faktor-faktor kegagalan
Partai Golongan Karya dalam memperoleh kursi legislatif di Kabupaten Pidie
Jaya pada Pemilu tahun 2014 adalah disebabkan kesulitan Partai Golongan Karya
bersaing dengan partai lokal, kurang populernya calon legislatif yang diusung,
minimnya dana kampanye calon legislatif, minimnya penggunaan atribut
kampanye, dan tidak menjalin komunikasi dengan pemilih. Oleh karena itu
strategi yang harus dilakukan oleh Partai Golongan Karya dalam menghadapi
Pemilihan Umum tahun 2019 dengan cara memperbaiki kesalahan dari Pemilihan
Umum pada tahun 2014. Sehingga kedepannya mampu mendapatkan kursi
legislatif di Kabupaten Pidie Jaya pada Pemilihan Umum tahun 2019.


Kata Kunci: Faktor-faktor kegagalan, Strategi, Partai Golkar

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK