<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="57830">
 <titleInfo>
  <title>AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN MALAKA (PHYLLANTHUS EMBLICA) PADA MENCIT JANTAN YANG DIINDUKSIKAN KARAGENAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NURFADILLA SUDRIL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Di negara berkembang sudah banyak tanaman tradisional yang digunakan &#13;
sebagai antiinflamasi, salah satunya adalah  tanaman malaka. Tujuan penelitian ini &#13;
adalah mengetahui efek ekstrak etanol daun malaka (Phyllanthus emblica) &#13;
terhadap penurunan volume edema pada mencit yang diinduksi karagenan. &#13;
Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit yang dibagi dalam 5 kelompok &#13;
perlakuan dengan 5 ekor mencit perkelompok perlakuan. Semua mencit diinduksi &#13;
inflamasi dengan menggunakan karagenan dengan dosis 1%. Mencit pada &#13;
kelompok 1 (kontrol negatif) tidak diberi suspensi piroxicam dan ekstrak etanol &#13;
daun malaka. Mencit pada kelompok 2  (kontrol positif) diberikan suspensi &#13;
piroxicam 20 mg. Mencit pada kelompok 3, 4, dan 5 diberikan ekstrak etanol daun &#13;
malaka masing-masing dengan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB dan 300 mg/kg &#13;
BB. Pengukuran volume edema dilakukan pada hari ke-5 dengan mengumpulkan &#13;
cairan edema menggunakan syringe. Data dianalisis dengan menggunakan analisis &#13;
varians (ANAVA) pola satu arah  dan dilanjutkan dengan uji  Duncan.  Hasil &#13;
penelitian menunjukkan bahwa rataan (±  SD) volume edema pada kelompok &#13;
kontrol negatif adalah  0,09  ±  0,02 mL, sedangkan pada kelompok kontrol positif &#13;
adalah 0,05 ± 0,03 mL. Rataan volume edema pada kelompok 3, 4, dan 5 masing-&#13;
masing adalah 0,07 ± 0,01 mL; 0,06  ± 0,02 mL dan 0,07  ± 0,01 mL. Secara statistik, &#13;
jumlah volume edema pada kelompok yang diberi ekstrak etanol daun malaka sama &#13;
dengan kelompok kontrol positif, tetapi menurun secara nyata (P</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - ECONOMIC BOTANY</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>57830</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-06-12 18:01:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-07-17 09:51:53</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>