KAJIAN KOREOGRAFI TARI POH KIPAH DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGO ACEH UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN KOREOGRAFI TARI POH KIPAH DI SANGGAR CUT MEUTIA MEULIGO ACEH UTARA


Pengarang

Nurul Riska. D - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506102030001

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

792.82

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata Kunci: Kajian, Koreografi, tari Poh Kipah.
Penelitian ini berjudul “Kajian Koreografi Tari Poh Kipah di Sanggar Cut Meutia Meuligo Aceh Utara”. Adapun yang menjadi masalah pada penelitian ini adalah bagaimana Koreografi tari Poh Kipah di Sanggar Cut Meutia Meuligo Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengkaji dan mengetahui koreografi tari Poh Kipah di Sanggar Cut Meutia Meuligo Aceh Utara. Sumber data dalam penelitian ini adalah M. Riza koreografer tari Poh Kipah dan penari di Sanggar Cut Meutia Meuligo Aceh Utara. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi data, display data serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Poh Kipah dikreasikan kembali pada tahun 1989 oleh Muhammad Riza yang ditarikan dengan jumlah penari genap dari 8 orang penari hingga lebih dan dilengkapi dengan properti yaitu kipah (kipas) yang terbuat dari situek dang (pelepah pinang kering). Tarian ini memiliki 17 gerakan dan 10 pola lantai. Gerakan pada tari Poh Kipah disebut gerak mimitif, dimana gerakan-gerakan yang digunakan merupakan gerakan hasil dari peniruan gerak-gerik manusia. Gerak yang digunakan pada tari ini juga tidak memiliki makna tersendiri hanya untuk unsur keindahan saja. Tari Poh Kipah diiringi dengan alat musik tradisional seperti Seurune Kale, Rapa’i dan Geundrang. Kajian Koreografi tari Poh Kipah terdiri dari eksplorasi, improvisasi, evaluasi, komposisi, iringan musik, dan pola lantai. Tari Poh Kipah termasuk ke dalam tari kreasi yang berpolakan tradisi yang berfungsi sebagai hiburan semata namun bisa juga berfungsi sebagai media pertunjukan.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK