HUBUNGAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PERUBAHAN FISIK (STUDI TERHADAP SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PERUBAHAN FISIK (STUDI TERHADAP SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH)


Pengarang

Sarifuddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206104030068

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Sarifuddin: Hubungan Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Pemahaman Siswa Tentang Perubahan Fisik. Skipsi. Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas Syiah Kuala. Pembimbing I Drs. Syaiful Bahri, M.Pd. Pembimbing. II Drs.
M. Husen, M.Pd.
Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Pemahaman Siswa, Perubahan Fisik
Untuk menghadapi perubahan pada masa remaja khususnya yang berkaitan dengan masalah pemahaman tentang perubahan fisik, remaja perlu memiliki sikap yang positif terhadap pergaulan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat agar remaja dapat terhindar dari dampak negatif lingkungan dan menjadi remaja yang sehat, serta menerima kedewasaannya secara bertanggung jawab. Layanan bimbingan kelompok merupakan salah satu teknik intervensi yang bisa dilakukan untuk memberikan pemahaman informasi kepada anggota kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan pemahaman siswa tentang perubahan fisik. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, teknik statistik yang digunakan dalam analisa korelasi pada penelitian ini menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Populasi dalam penelitian ini adalah 177 siswa/i kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling melalui meyebarkan angket dalam bentuk skala likert. Sesuai dengan ukuran sampel yang ditentukan Arikunto, peneliti mengambil sampel sebesar 25% dari populasi yaitu 80 siswa/i. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pemahaman siswa tentang perubahan fisik di SMP Negeri 2 banda Aceh dominan berada pada kategori sedang yaitu jumlah rata-rata pada semua indikator dengan presentase 77,02 % yang masuk dalam kriteria sedang yang menunjukkan bahwa perlu dilaksanakan sebuah layanan bimbingan konseling secara baik dan benar, begitu juga dengan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di SMP Negeri 2 Banda Aceh. Selanjutnya terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan pemahaman diri tentang perubahan fisik, analisa korelasi Pearson Product Moment menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,815. Karena signifikansi < 0,05. r tabel sebesar 0,361, r hitung lebih besar dari pada r tabel (0,815 > 0,361). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan pemahaman siswa tentang perubahan fisik. Disarankan bagi sekolah dan konselor agar dapat menggunakan layanan bimbingan kelompok lebih intens dan banyak sebagai solusi alternatif dalam melakukan intervensi kepada anak yang memiliki masalah-masalah pemahaman diri khususnya terkait pemahaman perubahan fisik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK