PERTUNJUKAN RAPA¬’I BUBÈE DI KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERTUNJUKAN RAPA¬’I BUBÈE DI KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

Nurul Afni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1506102030004

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci: Sejarah, Bentuk, Pertunjukan, Rapa-i Bubèe
Penelitian berjudul “Pertunjukan Rapa-i Bubèe di Kabupaten Pidie Jaya”. Mengangkat masalah tentang sejarah Rapa-i Bubèe dan bentuk pertunjukan Rapa-i Bubèe. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah Rapa-i Bubèe dan bentuk pertunjukan Rapa-i Bubèe. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Rapa-i Bubèe adalah kesenian tradisi yang berasal dari Gampong Mee Pangwa kecamatan Trienggadeng kabupaten Pidie Jaya yang telah ada sekitar 150 tahun yang lalu oleh almarhum Abu Mukim. Rapa-i Bubèe diangkat dari aktivitas masyarakat menggunakan Rapa-i baik pada acara pelepasan nazar, acara sunatan, dan acara perkawinan. Dalam penyajian pertunjukan Rapa-i Bubèe dimainkan dengan jumlah minimal 13 orang dan maksimal 21 orang. Pemain terdiri dari 14 penabuh Rapa-i, 1 orang khalifah, 1 orang Syeh dan 2 hingga 5 orang pemain Bubèe. Pertunjukan Rapa-i Bubèe terdiri dari tiga tahap yaitu lagè, Bala Pari dan Tingkah Lhèe. Gerakan pada pertunjukan Rapa-i Bubèe adalah gerakan bebas yang tidak berpaku pada hitungan. Pertunjukan ini diiringi dengan syair bahasa Aceh dan alat musik Rapa-i. Busana dibedakan antara khalifah, pemain Rapa-i dan pemain Bubèe terdiri dari baju kemeja Aceh, celana panjang dan peci. Rapa-i Bubèe ditampilkan pada acara perkawinan, 17 agustus tingkat kecamatan sebagai hiburan dan penampilan pada acara kesenian sebagai persembahan dari kabupaten Pidie Jaya yang dipentaskan di luar atau di dalam gedung.

?

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK