PERBEDAAN REGULASI DIRI PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DAN MAHASISWA YANG TIDAK BEKERJA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN REGULASI DIRI PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DAN MAHASISWA YANG TIDAK BEKERJA


Pengarang

Cita Permata Ananda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1307101130005

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak
Regulasi diri adalah bentuk pengendalian diri dimana individu mampu
tetap fokus dengan tujuannya.Mahasiswa memerlukan regulasi diri agar
dapat mengatur semua kegiatannya, terutama padamahasiswa yang
bekerja agar dapat menyeimbangkan kedua aktivitasnya yaitu kuliah dan
bekerja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan regulasi
diri pada mahasiswa bekerja dan tidak bekerja di Universitas Syiah Kuala
(Unsyiah).Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Quota
sampling. Subjek dalam penelitian ini Sebanyak 120 mahasiswa (60
mahasiswa bekerja dan 60 mahasiswa tidak bekerja) yang sedang
menempuh pendidikan Strata 1 (sarjana). Pengumpulan data
menggunakan The Short Self-Regulation Questionnaire (SSRQ) yang
terdiri dari 31 pernyataan yang dikembangkan oleh Carey, Neal &
Collins.Hasil analisis data menggunakan Independent samples t-test yang
menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan regulasi diri pada
mahasiswa bekerja dan mahasiswa yang tidak bekerja di Unsyiah dengan
nilai Mean bekerja= 117,85 Mean Tidak Bekerja= 118,03, t (118)= -0,79
(p>0,05). Hasil penelitian menemukan bahwa sebagian besar mahasiswa
bekerja dan tidak bekerja memiliki tingkat regulasi diri yang sedang.
Semakin tinggi skor yang diperoleh individu pada SSRQ maka semakin
tinggi regulasi diri individu.Sebaliknya, semakin rendah skor yang
diperoleh maka semakin rendah kemampuan individu dalam meregulasi
diri.
Kata Kunci: Regulasi Diri, Mahasiswa Bekerja dan Tidak Bekerja,
Universitas Syiah Kuala

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK