DAMPAK KAWIN LARI TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAMPAK KAWIN LARI TERHADAP KEHARMONISAN KELUARGA KECAMATAN BLANGKEJEREN KABUPATEN GAYO LUES


Pengarang

Morina Sabariah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406104030022

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Sabariah, Morina. 2019. Dampak Kawin Lari Terhadap Keharmonisan Keluarga
Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues. Skripsi. Jurusan Bimbingan
Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing: (1) Drs. M. Husen, M.Pd., (2) Drs. Martunis, M. Si
Kata kunci: Dampak Kawin Lari, Keharmonisan Keluarga
Penelitian ini berjudul “Dampak Kawin Lari terhadap Keharmonisan
Keluarga Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues”. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya kawin lari dan
dampak kawin lari terhadap keharmonisan keluarga di Kecamatan Blangkejeren
Kabupaten Gayo Lues. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif dalam bentuk studi kasus. Adapun subjek dalam penelitian ini terdiri dari 9
pasangan keluarga kawin lari. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan
dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor
yang menyebabkan terjadinya kawin lari di Kecamatan Blangkejeren Kabupaten
Gayo Lues dikarenakan oleh beberapa hal, antara lain; (a) tidak adanya persetujuan
wali diantara kedua belah pihak (b) pasangan atau sebagian masyarakat masih kurang
memahami makna dari legalitas pernikahan ataupun perkawinan secara hukum Islam
atau peraturan maupun undang-undang yang berlaku, sehingga masyarakat
beranggapan surat nikah tidak terlalu penting (c) rendahnya pemahaman tentang ilmu
agama, sehingga pasangan memilih untuk melakukan kawin lari (d) kurang memiliki
kemampuan pihak mempelai laki-laki untuk membeli mahar, dan (e) sering
diadakannya hiburan-hiburan malam, sehingga remaja-remaja memiliki kebebasan
dalam bergaul. Adapun dampak kawin lari terhadap keharmonisan keluarga terdapat
dua hal yaitu ada pasangan yang harmonis dan ada pasangan yang tidak harmonis.
Ada 7 pasangan yang harmonis, hal ini dilihat dari adanya nilai-nilai kegamaan
dalam membina keluarga, penghasilan yang diperoleh, mencukupi kebutuhan
keluarga dan dikaruniai keturunan yang menambah kebahagian keluarga. Selain itu,
terdapat 2 pasangan yang tidak harmonis. Hal ini karena dalam keluarga tidak adanya
keturunan, keharmonisan tidak ada, seperti kedua belah pihak tidak akur, perkawinan
tidak diakui oleh hukum karena tidak tercatat, kurangnya ekonomi atau penghasilan,
sehingga menyebabkan sering terjadinya perselisihan, serta masing-masing pasangan
berpeluang untuk bercerai.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK