PENGARUH EKSTRAK METANOL BIJI JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA LINN.) TERHADAP FASCIOLA GIGANTICA SECARA IN VITRO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH EKSTRAK METANOL BIJI JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA LINN.) TERHADAP FASCIOLA GIGANTICA SECARA IN VITRO


Pengarang

ALFI FATUL HIDAYAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1502101010115

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH EKSTRAK METANOL BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa Linn.) TERHADAP Fasciola gigantica SECARA IN VITRO


ABSTRAK
Fasciolosis merupakan penyakit endoparasit yang disebabkan oleh Fasciola gigantica. Biji jintan hitam (Nigella sativa Linn.) adalah salah satu bahan herbal yang dapat digunakan sebagai antelmintik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak metanol biji jintan hitam (Nigella sativa L.) secara in vitro terhadap waktu mortalitas dan perubahan histopatologi F. gigantica. Ekstrak metanol Nigella sativa L. disiapkan dalam tiga konsentrasi berbeda, yaitu 10% (P1), 25% (P2), dan 50% (P3). Larutan phosphate buffered saline (PBS) digunakan sebagai kontrol negatif (K1) dan albendazole 10% digunakan sebagai kontrol positif (K2). Waktu mortalitas dari setiap kelompok perlakuan dianalisis dengan ANOVA dan pengamatan histopatologi dilakukan dengan pewarnaan hematoksilin-eosin. Waktu mortalitas cacing pada P1, P2, dan P3 secara berturut-turut adalah (rata-rata ± SD) 45 ± 0,00 menit, 30 ± 0,00 menit, dan 15 ± 0,00 menit. Waktu mortalitas pada kelompok K1 yaitu 411 ± 54,70 menit, dan pada K2 yaitu 30 ± 0,00 menit. Waktu mortalitas dari setiap perlakuan menunjukkan pengaruh yang tidak berbeda nyata dengan K2 (albendazole) (P>0,05) dan menunjukkan perbedaan yang nyata dengan K1 (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK