<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="57176">
 <titleInfo>
  <title>KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA MTSN DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MAWADDAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Mawaddah (2018). Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa MTsN dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Jenis Kelamin.&#13;
&#13;
Kemampuan berpikir kritis termasuk salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang secara esensial merupakan keterampilan dalam menyelesaikan masalah. Salah satu kompetensi dalam kurikulum 2013 adalah mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berfikir kritis matematis siswa MTsN dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah empat subjek siswa kelas IX-9 MTsN Model Banda Aceh yang terdiri dari dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator interpretasi, inferensi dan eksplanasi siswa laki-laki dan perempuan mampu memenuhi semua aspek yang diukur, sedangkan pada indikator analisis dan evaluasi, siswa laki-laki tidak mampu menggunakan perhitungan yang benar dalam menyelesaikan masalah.   Secara umum, kemampuan berpikir kritis matematis siswa perempuan sedikit lebih baik dibandingkan dengan siswa laki-laki dalam memecahkan masalah matematika.&#13;
&#13;
Kata kunci: berpikir kritis,  pemecahan masalah, jenis kelamin.&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MATHEMATICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>TEACHING METHODS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PROBLEM SOLVING - EDUCATIONAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>371.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>57176</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-14 14:22:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2020-01-09 15:17:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>