<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="57150">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PEMBERIAN GONADOTROPIN RELEASING HORMONE (GNRH) TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS SEMEN DOMBA WARINGIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SARA FEBRIA PUTRI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pemberian gonadotropin&#13;
releasing hormone (GnRH) terhadap peningkatan kualitas semen domba&#13;
Waringin. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan tiga ekor&#13;
domba Waringin dengan rancangan pola bujur sangkar latin 3 x 3 sehingga hewan&#13;
percobaan akan menerima suntikan NaCl fisiologis sebagai kontrol (A), 50 ?g&#13;
GnRH (B), dan 100 ?g GnRH (C). Penampungan semen dilakukan satu kali&#13;
ejakulasi/minggu, selama 3 minggu. Sampel semen dikoleksi menggunakan&#13;
elektroejakulator 24 jam setelah perlakuan dan diamati warna, konsistensi,&#13;
volume, motilitas, konsentrasi, viabilitas, dan abnormalitas spermatozoa. Data&#13;
mengenai warna dan konsistensi semen dilaporkan secara deskriptif, sedangkan&#13;
volume semen, motilitas, konsentrasi, viabilitas dan abnormalitas spermatozoa&#13;
dianalisis dengan analisis varian. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa warna&#13;
dan konsistensi semen yang dikoleksi pada semua kelompok perlakuan adalah&#13;
krem dengan konsistensi kental. Rataan (±SD) volume semen (ml) pada kelompok&#13;
kontrol, 50; dan 100 ?g GnRH masing-masing adalah 1,07±0,25; 1,13±0,15; dan&#13;
0,97±0,21. Rataan (±SD) konsentrasi spermatozoa (10&#13;
6&#13;
/ml) pada kelompok &#13;
kontrol, 50; dan 100 ?g GnRH masing-masing adalah 1.076,67±902,89;&#13;
718,33±67,52; dan 953,33±513,77. Rataan (±SD) motilitas spermatozoa (%) pada&#13;
kelompok kontrol; 50; dan 100 ?g GnRH masing-masing adalah 41,00±27,51;&#13;
52,00±17,52; dan 57,67±46,80. Rataan (±SD) viabilitas spermatozoa (%) pada&#13;
kelompok kontrol, 50; dan 100 ?g GnRH masing-masing adalah 70,00±8,72;&#13;
77,00±10,15; dan 70,00±7,55. Rataan (±SD) abnormalitas spermatozoa (%) pada&#13;
kelompok kontrol; 50; dan 100 ?g GnRH masing-masing adalah 30,00±24,56;&#13;
16,33±6,43; dan 20,00±13,23. Hasil analisis statistik menunjukan bahwa volume&#13;
semen, konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa, viabilitas spermatozoa&#13;
dan abnormalitas spermatozoa setelah pemberian GnRH menunjukkan perbedaan&#13;
yang tidak signifikan (P&gt;0,05). Disimpulkan bahwa pemberian GnRH tidak&#13;
memengaruhi kualitas semen  pada domba Waringin.&#13;
&#13;
Kata kunci: domba Waringin, GnRH, semen  &#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>SPERM</topic>
 </subject>
 <classification>1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>57150</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-05-13 15:24:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-09-04 10:57:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>