Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
JUMLAH ERITROSIT DAN LEUKOSIT PADA AYAM BROILER (GALLUS SP.) YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN FERMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA)
Pengarang
Yolienna Nur P S - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1202101010065
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
JUMLAH ERITROSIT DAN LEUKOSIT PADA AYAM BROILER (Gallus sp.) YANG DIBERI PAKAN
TAMBAHAN FERMENTASI TEPUNG
DAUN KELOR (Moringa oleifera)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh jumlah eritrosit dan leukosit yang telah diberi tambahan fermentasi tepung daun kelor pada pakan ayam broiler. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai April 2016 di UPT (Unit Pelaksana Teknis) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala sebagai tempat pemeliharaan ayam broiler. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 ekor ayam broiler jantan strain CP707 berumur 1 sampai 22 hari. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola searah dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Sebelum perlakuan ayam broiler di adaptasi terlebih dahulu selama 7 hari. Perlakuan pertama (P0) sebagai kontrol yaitu ayam broiler hanya diberi pakan komersil. Perlakuan kedua (PI) yaitu dengan fermentasi tepung daun kelor 5%; Perlakuan ketiga (PII) diberikan fermentasi tepung daun kelor 7,5%; dan Perlakuan keempat (PIII) diberikan fermentasi tepung daun kelor 10%. Pakan diberikan pada pukul 08.00 sampai dan pukul 17.00 WIB selama 15 hari berturut-turut. Selanjutnya dilakukan pengambilan darah dan penghitungan jumlah eritrosit dan leukosit. Data dianalisis dengan menggunakan anava rancangan acak lengkap pola satu arah dengan bantuan program SPSS for Windows 16.0. Rata-rata (±SD) jumlah eritrosit pada perlakuan P0, PI, PII, dan PIII berurutan adalah 2,59±0,21 x 106/µL; 2,83±0,42 x 106/µL; 2,57±0,36 x 106/µL; dan 2,60±0,24 x 106/µL. Selanjutnya jumlah leukosit 208,98±11,39 x 103/µL; 216,40±17,72 x 103/µL; 205,66±14,84 x 103/µL; dan 208,54±8,63 x 103/µL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan fermentasi tepung daun kelor selama 15 hari tidak menunjukkan adanya pengaruh (P>0,05) terhadap jumlah eritrosit dan leukosit ayam broiler.
Kata Kunci : Jumlah Eritrosit, Jumlah Leukosit, Ayam Broiler dan Daun Kelor
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN PAKAN FERMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP PERFORMA DAN KADAR PROTEIN DAGING AYAM BROILER (Santi Mutiara, 2023)
PERUBAHAN KADAR LEMAK ABDOMEN AYAM BROILER (GALLUS SP.) YANG DIBERI RANSUM FERMENTASI DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA LAMK) (Intan Firdaus, 2016)
JUMLAH KADAR HEMOGLOBIN DAN NILAI HEMATOKRIT AYAM BROILER SETELAH DIBERI FERMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) DALAM PAKAN (Octa Sicillia Rampai, 2016)
EFEKTIVITAS TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) PADA PAKAN FERMENTASI TERHADAP PROFIL ORGAN PENCERNAAN AYAM BROILER (DEHAN JUL AFDI, 2023)
MANFAAT PAKAN FERMENTASI TEPUNG DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) TERHADAP PERUBAHAN LEMAK ABDOMEN, KANDUNGAN LEMAK DAGING, DAN KOLESTEROL DAGING AYAM BROILER (Azka Refa Anggayu Putri, 2023)