<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56911">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN WEBSERVICE UNTUK MENINGKATKAN INTEROPERABITAS MIDDLEWARE SIP2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muammar Kadafi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Teknik Elektro Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Middleware SIP2 merupakan aplikasi yang membantu mesin peminjaman&#13;
mandiri dalam mengelola transaksi peminjaman dan pengembalian. Aplikasi ini&#13;
menghubungkan komunikasi antara mesin peminjaman mandiri dengan aplikasi&#13;
automasi. Penerapan aplikasi ini sudah pernah dilakukan pada perpustakaan&#13;
Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dengan menggunakan aplikasi SLiMS sebagai&#13;
aplikasi automasinya. Selain Unsyiah, perpustakaan daerah Aceh juga menggunakan&#13;
mesin peminjaman mandiri dengan INLISLite sebagai aplikasi automasinya. Kedua&#13;
instansi tersebut menggunakan middleware SIP2 sebagai penghubung antara mesin&#13;
peminjaman mandiri dengan aplikasi automasi. Namun, karena struktur database&#13;
yang terdapat pada aplikasi SLiMS dan aplikasi INLISLite berbeda, sehingga&#13;
membuat middleware SIP2 yang diterapkan pada keduanya juga ikut berbeda.&#13;
Permasalahan akan muncul jika terjadi perubahan pada struktur database aplikasi&#13;
automasinya, baik karena migrasi ke aplikasi automasi yang lain atau terjadi&#13;
perubahan versi dari versi yang lama ke versi yang baru. Oleh karena itu pada&#13;
penelitian ini, peneliti mengusulkan penerapan webservice REST pada aplikasi&#13;
middleware SIP2. Webservice dipilih sebagai media untuk menginteroperabilitaskan&#13;
aplikasi middleware SIP2 karena webservice adalah sebuah teknologi jaringan yang&#13;
dapat menciptakan kemampuan berinteraksi dengan aplikasi yang berbeda melalui&#13;
jaringan dengan mengirimkan pesan diantara keduanya. Sedangkan penggunaan&#13;
REST menjadi pilihan karena webservice yang menggunakan arsitektur REST&#13;
memiliki throughput dan response time yang lebih baik dari pada SOAP. Metode&#13;
pengujian yang digunakan adalah metode pengujian blackbox, whitebox dan waktu&#13;
respon. Penerapan webservice REST pada aplikasi middleware SIP2 secara umum&#13;
akan menurunkan performa middleware SIP2. Namun, hal ini tidak terlalu signifikan&#13;
jika dibandingkan dengan hasil yang didapat yaitu dengan meningkatnya kemampuan&#13;
interoperabilitas middleware SIP2</note>
 <subject authority="">
  <topic>WEB SERVICES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LIBRARY NETWORKS</topic>
 </subject>
 <classification>006.78</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>56911</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-04-18 12:50:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-06 10:28:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>