ANALISIS SPASIAL SEBARAN DAERAH RAWAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KOTA MEDA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS SPASIAL SEBARAN DAERAH RAWAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KOTA MEDA


Pengarang

Darandri Nabilah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1208107010060

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Informatika (S1) / PDDIKTI : 55201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Narkoba adalah zat kimia yang dapat merubah keadaan psikologi seperti fikiran, suasana hati, perasaan dan perilaku jika dikonsumsi oleh tubuh manusia dengan cara apapun seperti dimakan, diminum, dihirup, disuntik dan intravena. Maraknya peredaran narkoba di Kota Medan membuatnya naik peringkat mengalahkan kota lainnya. Hal ini menjadi ancaman serius di setiap kalangan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pola sebaran daerah rawan penyalahgunaan narkoba di Kota Medan dengan menggunakan analisis spasial statistik. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba dan rasio kasus penyalahgunaan narkoba per jumlah penduduk. Analisis spasial statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah High/Low Clustering (Getis-Ord G), Spatial Autocorrelation (Moran’s I), Hot spot Analysis (Getis-Ord Gi*) dan Cluster and Outlier Analysis (Local Moran’s I). Terdapat autokorelasi spasial yang menunjukkan pola berkelompok dari sebaran jumlah kasus penyalahgunaan narkoba dan sebaran rasio kasus penyalahgunaan narkoba per penduduk di Kota Medan. Berdasarkan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba terdapat dua daerah pengelompokan kasus yang tinggi. Berdasarkan rasio kasus penyalahgunaan narkoba, juga terdapat dua daerah pengelompokan kasus yang tinggi.

Kata Kunci : Penyalahgunaan Narkoba, Analisis Spasial Statistik, Kota Medan.



Drug are chemicals that can change psychological conditions such as thoughts, moods, feelings and behaviors if consumed by the human body in any way such as being eaten, drunk, inhaled, injected and intravenously. The rise of drug trafficking in Medan has made this region go up rank to beat other cities. This is a serious threat in all circles. The research was aimed to analyzing the pattern of the distribution of drug abuse vulnerable area in Medan by usig spatial statistic analysis. The parameters in this study were determined based on the number of drug users and the ratio of drug users to the population. Spatial statistic analysis used in this study is High/Low Clustering (Getis-Ord G), Spatial Autocorrelation (Moran’s I), Hot spot Analysis (Getis-Ord Gi*) and Cluster and Outlier Analysis (Local Moran’s I). There is spatial autocorrelation which shows clustered pattern of the distribution of drug abuse cases and the distribution of the ratio of drug abuse per population in Medan. Based on the number of drug abuse cases there are two clustering high case areas. Based on the ratio of drug abuse cases there are two clustering high case areas.

Keywords : Drug Abuse, Spatial Statistic Analysis, Medan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK