KAJIAN STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH BERDASARKAN POTENSI KOMODITI PANGAN DI KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH BERDASARKAN POTENSI KOMODITI PANGAN DI KABUPATEN PIDIE


Pengarang

Mahyaruddin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200240004

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Berdasarkan LQ didapat daerah-daerah potensi pangan adalah Kecamatan Glumpang Baro, Kecamatan Mutiara, Kecamatan Tangse, Kecamatan Keumala, Kecamatan Mila, Kecamatan Delima, Kecamatan Indrajaya, Kecamatan Peukan Baro, Kecamatan Kembang Tanjong, Kecamatan Simpang Tiga, Kecamatan Batee dan Kecamatan Muara Tiga.
Berdasarkan analisa SWOT didapat faktor kekuatan adalah tersedianya luas lahan yang cukup besar, faktor kelemahan adalah petani sering defisit air, faktor peluang adalah potensi peningkatan hasil yang tinggi dengan produktivitas 9 Ton/Ha, faktor ancaman adalah petani sering mengeluh defisit air yang bisa mengancam terjadinya gagal panen. Dalam pengembangan komoditi pangan didapat faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.
Berdasarkan analisa AHP pada masing-masing faktor yang berkaitan dalam matrik SWOT didapat strategi prioritas yaitu strategi SO; 1. Peningkatan produktivitas dengan memaksimalkan penerapan teknologi yang tepat guna, 2. Mengoptimalkan modal dan tenaga kerja dalam memaksimalkan hasil komoditi pangan, 3. Pelatihan dalam penerapan teknologi yang tepat guna. strategi ST; 1. Perbaikan jaringan sitem kelola sarana dan prasarana pertanian disektor tanaman pangan, 2. Penambahan jaringan irigasi dalam upaya memaksimalkan lahan pertanian. strategi WT; 1. Perbaikan sistem pendampingan dalam pengelolaan usaha tani di sektor tanaman pangan, 2. Pembinaan formal dan praktek lapang dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan tani. strategi WO; 1. Peningkatan keahlian petani komoditi pangan dalam bermitra dengan perusahaan industri pangan, 2. Perbaikan sistem pengajuan modal usaha tani komoditi pangan, 3. Perbaikan tata kelola usaha tani komoditi pangan.
Pangan merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi setiap manusia, pangan sebagai suatu keadaan yang memungkinkan tiap individu memiliki akses yang cukup terhadap pangan yang bergizi sehingga dapat menjalankan aktivitas dengan maksimal. Sektor tanaman pangan sangat primadona di Kabupaten Pidie dibuktikan dengan lahan yang masih terbentang luas di sepanjang jalan nasional dan disetiap kecamatan-kecamatan yang ada di daerah Kabupaten Pidie. Berdasarkan potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh Kabupaten Pidie dapat disimpulkan bahwa adanya pola sebaran potensi berbeda antar kecamatan berdasarkan bentang alam dan budaya. Kabupaten Pidie ditetapkan sebagai salah satu daerah penyangga beras untuk Provinsi Aceh dan dibenarkan dengan hasil penelitian ini yaitu komoditi yang dominan di Kabupaten Pidie adalah komoditi tanaman padi.
Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan dan pembangunan wilayah. Tidak saja sebagai bahan baku industri, pakan, penyerap tenaga kerja, sumber mata pencaharian dan sumber devisa negara. Pertanian juga berperan sebagai pendororng pengembangan ekonomi wilayah sejalan dengan tujuan pembangunan perekonomian dalam mewujudkan suatu daerah menuju makmur dan mandiri.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK