PRIORITAS PENANGANAN JALAN NASIONAL BERDASARKAN METODE ANALISIS MULTI KRITERIARN(STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PRIORITAS PENANGANAN JALAN NASIONAL BERDASARKAN METODE ANALISIS MULTI KRITERIARN(STUDI KASUS DI KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Mifa Maulidya - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200060091

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Transportasi merupakan salah satu aspek yang paling berpengaruh dalam rencana pembangunan suatu daerah. Transportasi dapat menjadi suatu penghubung antar daerah dan memperlancar proses perpindahan barang dan manusia. Prasarana transportasi darat yang sangat penting bagi kelancaran dalam transportasi adalah jalan. Agar jalan tetap dapat mengakomodasi kebutuhan pergerakan dengan tingkat layanan tertentu maka perlu dilakukan suatu usaha untuk menjaga kualitas layanan jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi jalan nasional yang ada di Kota Banda Aceh serta jenis penanganan apa yang akan dilakukan sehingga dapat ditentukan prioritas penanganan jalan. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan suatu alternatif dalam memilih prioritas penanganan jalan sesuai dengan kondisi saat ini. Metode yang digunakan untuk menilai kondisi jalan dan jenis penanganannya adalah metode Bina Marga dengan melakukan Survey Kondisi Jalan (SKJ). Penentuan prioritas penanganan jalan akan dilakukan dengan menggunakan metode Analisis Multi Kriteria (AMK) dengan menjadikan nilai kondisi jalan, jenis penanganan jalan, volume LHR, aktivitas tata guna lahan sebagai kriteria pilihan. Hasil penelitian ini adalah kriteria kondisi jalan (51,84%) menjadi pilihan responden dalam menentukan kriteria penanganan jalan, sedangkan kriteria volume LHR (14,25%) menjadi pilihan akhir responden. Ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan jalan adalah Jalan Teuku Umar (14,32%) dengan kriteria penilaian ruas jalan yaitu kondisi jalan sedang, jenis penanganan pemeliharaan rutin, tingkat volume LHR tinggi dan tata guna lahan berupa daerah perdagangan. Jalan ini menjadi pilihan responden karena menurunnya pelayanan jalan dalam melayani lalu lintas dengan volume LHR yang tinggi sehingga menyebabkan kemacetan pada spot-spot di sepanjang ruas jalan dan juga jalan ini belum dilakukan peningkatan penanganan dalam beberapa tahun terakhir.

Kata kunci: kondisi jalan, jenis penanganan, prioritas penanganan, Analisis Multi Kriteria (AMK), Survei Kondisi Jalan (SKJ)

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK