<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="56489">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA WAKTU SEXING DENGAN METODE ELEKTRIK TERHADAP DAYA TAHAN HIDUP SPERMATOZOA SAPI ACEH YANG DISIMPAN PADA SUHU 5°C</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ANISA DIAH ULFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2019</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>PENGARUH LAMA WAKTU SEXING DENGAN METODE ELEKTRIK &#13;
TERHADAP DAYA TAHAN HIDUP SPERMATOZOA SAPI ACEH &#13;
YANG DISIMPAN PADA SUHU 5°C &#13;
ABSTRAK &#13;
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lamawaktu  sexing  dengan &#13;
metode elektrik terhadap daya tahan hidup spermatozoa sapi aceh yang disimpan &#13;
pada suhu 5°C. Penelitian ini menggunakan rancanganacak lengkap (RAL) pola &#13;
satu arah. Semen ditampung dari 2 ekor pejantan menggunakan vagina buatan. &#13;
Semen yang berkualitas baik dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan yaitu &#13;
kelompok  sexingdengan metode elektrik yang dialiri listrik 1,5 volt selama &#13;
3 menit (P1); 6 menit (P2); dan 10 menit (P3) yang  selanjutnya disimpan dalam &#13;
suhu 5°C. Tiap perlakuan diamati bagian anoda (P1a,P2a, P3a) dan katoda (P1k, &#13;
P2k, P3k). Data yang diperoleh dianalisis dengan analysis of variance(ANOVA) &#13;
pola satu arah yang dilanjutkan dengan uji Duncan untuk melihat perbedaan daya &#13;
tahan hidup spermatozoa antar perlakuan, sedangkan  untuk melihat daya tahan &#13;
hidup spermatozoa antara bagian anoda dan katoda diuji dengan uji T. Hasil &#13;
pengamatan daya tahan hidup spermatozoa setelah pendinginan pada bagian &#13;
anoda secara berturut-turut 8,92 ± 0,74 jam; 7,00 ±1,70 jam; 5,00 ± 1,00 jam, &#13;
sedangkan bagian katoda secara berturut-turut 9,42  ± 1,16 jam; 8,33 ± 1,17 jam; &#13;
5,92 ± 1,11 jam. Lama waktu  sexing  dengan metode elektrik berpengaruh secara &#13;
nyata (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>56489</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-03-26 11:22:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-03-26 11:32:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>