Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH CLEARANCE BELOKAN TAJAM TERHADAP TEMPERATUR KELUARAN KOLEKTOR SURYA
Pengarang
RIKI ARDIANTO - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1404102010052
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2019
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pengeringan adalah metode yang digunakan untuk mengeluarkan atau menghilangkan kadar air dalam suatu bahan dengan menggunakan energi panas. Pengeringan menggunakan kolektor surya merupakan metode pengeringan yang masih dikembangkan. Kolektor surya merupakan alat yang digunakan untuk mengumpulkan energi radiasi matahari untuk memanaskan fluida kerja. Optimalisasi kolektor surya dipengaruhi oleh beberapa laluan yang dilewati udara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat clearance belokan ta jam yang terbaik dari 4 variasi clearance antara 210 mm, 260 mm, 310 mm, 360 mm. Dimensi kolektor surya 3000 mm x 800 mm menggunakan absorber pasir besi dicampur gram besi dengan ketebalan 60 mm dan menggunakan sudut belokan 130O. Hasil penelitian didapatkan bahwa kolektor surya dengan clearance 310 mm memanaskan udara paling optimal dengan temperatur keluaran 89oC pada jam 13:00 WIB dan ukuran clearence terbaik dengan perbandingan 1 : 1,5 -1,6 dari lebar laluan di kolektor surya.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH CLEARANCE BELOKAN TAJAM TERHADAP TEMPERATUR KELUARAN KOLEKTOR SURYA (RIKI ARDIANTO, 2019)
PENGARUH DIAMETER HIDROLIK TERHADAP PERPINDAHAN PANAS KOLEKTOR SURYA SALURAN BELOKAN TAJAM (ZAKKIRULLAH, 2019)
KAJI VARIASI TEKNOLOGI KOLEKTOR SURYA SEBAGAI ALAT PENGERING (RAMANDA SISKA YUDHA, 2020)
KAJI POLA ALIRAN PADA KOLEKTOR SURYA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BELOKAN TAJAM (DERRY IWANA, 2018)
KAJIAN NUMERIK PERPINDAHAN PANAS PADA KASUS KOLEKTOR SURYA DENGAN SISTEM SALURAN BELOKAN TAJAM (AUFA ASLAM NABAWI, 2018)